Berita Terbaru :
Bebas Zona Merah, Dinas Pendidikan Jatim Akan Tambah Sekolah Tatap Muka
Tolak UU Cipta Kerja, Demo Ribuan Buruh Macetkan Perempatan Rajabali
Sejumlah Perkantoran dan Toko Tutup, Massa Aksi Berkumpul di Jalan Basuki Rahmat Menuju Grahadi
Viral, Aksi Patriotik Abang Becak Mengganti Bendera Rusak Dengan Baru Dari Hasil Urunan Sendiri
BNNP Musnahkan 11 Kilogram Barang Bukti Sabu
Pemkot Surabaya Gelar Deklarasi Jogo Suroboyo Damai
Abaikan Prokes, Ratusan Pelaku UMKM Berdesakan Ambil Formulir Bantuan Presiden
Gelar Aksi Demo, Puluhan Mahasiswa Blokir Jalur Pantura
Curi Emas Senilai Rp 128 Juta, Dua Pencuri Diringkus Polisi
Susur Sungai, Bupati Temukan Sampah Popok Bayi Potensi Mencemari
Polisi Gelar Rekontruksi Kasus Pengeroyokan Berujung Kematian
Derita Bocah 5 Tahun, Setelah Kaki Kanannya Harus Diamputasi
Pasca Kiyai Kampung Tarik Dukungan, Wakil Ketua Pemenangan Kelana Angkat Bicara
Warga Dihebohkan Penemuan Kerangka Manusia di Lahan Pohon Jati
Diduga Langgar Netralitas, ASN di Banyuwangi Dilaporkan ke Bawaslu
   

Kualitas Buruk, Bangunan Pasar Senilai Rp 5,3 Milyar Ambrol
Mataraman  Senin, 19-08-2019 | 11:02 wib
Reporter : Heru Kuswanto
Berita Video : Kualitas Buruk, Bangunan Pasar Senilai Rp 5,3 Milyar Ambrol
Ponorogo pojokpitu.com, Di duga kuawalitas pembangunan buruk, sebuah pasar tradisional di Ponorogo ambrol bagian atapnya. Akibat peristiwa ini, barang dagangannya hancur dan terpaksa memindahkan dagangannya ke tempat yang lebih aman.

Sebanyak 30 pedagang di Pasar Sumoroto Kabupaten Ponorogo, merugi akibat peristiwa ambruknya teras pasar tradisional ini. Karena barang dagangannya hancur tertimpa material atap sehingga tidak bisa dijual.

Mereka hanya bisa pasrah dan berusaha mencari tempat yang lebih aman untuk barang dagangannya. Pedagang juga merugi lantaran barang dagangannya sudah rusak dan dipastikan tidak laku dijual.

Peristiwa ambrolnya teras Pasar Sumoroto yang menelan dana Rp 5,3 milyar terjadi Minggu (18/8) sore. Beruntung saat kejadian sepi dari kerumanan pedagang maupun pembeli, sehingga tidak ada korban jiwa.

Supriyadi warga setempat berharap pemerintah menegur pihak kontraktor yakni PT Anggaza Wdiya Ridhamulia  Surabaya. Selain itu juga meminta memperbaiki kembali bangunan yang roboh dan harus lebih kuat. (pul/vd:yan)

Berita Terkait

Ngecor Atap Proyek Pasar Ambruk, 7 Pekerja Terluka

Kualitas Buruk, Bangunan Pasar Senilai Rp 5,3 Milyar Ambrol

Bangunan Sudah Lapuk, Los Pasar Nglames Madiun Ambruk
Berita Terpopuler
Razia Kos, Petugas Ciduk 11 Pasangan Mesum yang Asik Berduaan di Kamar
Peristiwa  6 jam

Pembelajaran Tatap Muka SMA/SMK Tergantung Izin Kepala Daerah
Pendidikan  10 jam

Penyekatan Massa Demo di Depan Gedung DPRD
Malang Raya  6 jam

Jelang Unras Omnibus Law, 61 Titik Dijaga Petugas Keamanan Gabungan
Metropolis  7 jam



Cuplikan Berita
Kebakaran Pemukiman Padat Penduduk, Dua Rumah Petak Ludes Terbakar
Pojok Pitu

Diduga Korsleting Listrik, Dua Kafe di Area Alon-Alon Kota Terbakar
Pojok Pitu

Jelang Unras Omnibus Law, 61 Titik Dijaga Petugas Keamanan Gabungan
Jatim Awan

Petani 24 Desa Terancam Kekeringan Akibat Tak Ada Saluran ke Sungai Induk
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber