Berita Terbaru :
Menkes Serahkan Santunan Rp 300 Juta Kepada Nakes Gugur Covid 19
BMKG Instal Alat WRS Untuk Pemantauan Gempa Bumi atau Tsunami
Tradisi Nyadar, Ritual Penghormatan Petani Garam Digelar di Tengah Pandemi Covid-19
   

Sensasi Kopi Combre Biji Kopi Muntahan Tupai Hutan
Icip - Icip  Rabu, 21-08-2019 | 07:30 wib
Reporter : Saiful Mualimin
Jombang pojokpitu.com, Ingin menikmati sensasi kopi dengan rasa khusus mungkin anda bisa mencobanya di Jombang. Kopi combre, kopi yang hanya didapat dari bawah pohon kopi, sisa muntahan tupai hutan. Kopi sisa hasil muntahan tupai ini hanya bisa ditemui lereng Gunung Wonosalam.

Setiap pagi petani asal Desa Wonosalam Kecamatan Wonosalam, harus segera mendatangi kebun kopinya. Sang pemilik bukan memanen tapi mengambil biji kopi yang sudah berjatuhan di tanah. Biji kopi tersebut sudah terkupas, berserakan di bawah pohon kopi.

Satu persatu petani mengambil biji kopi untuk dikumpulkan, biji kopi yang telah tidak berkulit ini, merupakan muntahan  biji kopi yang di makan tupai hutan. Hewan tupai ini hanya memakan kulitnya saja yang rasanya manis, sedang bijinya dibuang. 

Rebo Suyanto, petani kopi mengatakan karena merupakan kopi sisa hewan tupai, jumlahnya tidak bisa banyak. Satu pohon hanya bisa terkumpul kurang dari setengah  ons dalam seminggu.
"Hasilnya satu hamparan kebun kopi, petani hanya bisa mengumpulkan sekitar dua kilogram dalam satu minggu," ujar Rebo Suyanto.

Gatot salah satu penyuka kopi mengakui rasa kopi combre ini  lebih nikmat dibanding kopi biasa, rasa kopi ini lebih terasa. Karena biji kopi yang dimasak merupakan kopi matang pohon yang sudah terjatuh usai di makan hewan tupai.

Karena hasilnya terbatas harga kopi ini lumayan mahal,saat ini petani menjual seharga Rp 80 ribu perkilogram. Sedangkan kopi yang dipanen biasa, hanya berkisar Rp 25 ribu perkilogram. Anda tertarik ingin menikmatinya silah berburu kopi lereng Gunung Anjasmoro Wonosalam Jombang. (yos)

Berita Terkait

Sensasi Kopi Combre Biji Kopi Muntahan Tupai Hutan
Berita Terpopuler
Tradisi Nyadar, Ritual Penghormatan Petani Garam Digelar di Tengah Pandemi Covi...selanjutnya
Life Style  2 jam

BMKG Instal Alat WRS Untuk Pemantauan Gempa Bumi atau Tsunami
Peristiwa  1 jam



Cuplikan Berita
Dua Kadis Terpapar Covid-19, Kantor Terpaksa Dilockdown
Pojok Pitu

Pemkot Surabaya Tepis Isu Pemecatan Kadis DKRTH Surabaya
Pojok Pitu

Diserang Tikus, Petani Ponorogo Resah
Jatim Awan

Rumah Pegawai Lapas Mojokerto Jadi Sasaran Pelemparan Bom Molotov
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber