Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Peristiwa 

Petugas terpaksa menembak kaki salah seorang tersangka, lantaran berusaha kabur saat hendak diamankan.
Komplotan Spesialis Maling Ternak Diringkus Polisi Tulungagung
Rabu, 21-08-2019 | 16:20 wib
Oleh : Agus Bondan
Tulungagung pojokpitu.com, Empat orang komplotan pencuri spesialis hewan ternak, yang sering beraksi di wilayah Tulungagung, berhasil diringkus pihak kepolisian.

Empat tersangka masing-masing berinisial Bahrur Roji dan Prastyo Widodo warga Desa Pojok, Kecamatan Ngantru, Tulungagung, serta Hartoyo dan Choirul warga Desa Jaten, Kecamatan Wonodadi, Kabupaten Blitar. Salah seorang tersangka, terpaksa dihadiahi timah panas karena berupaya kabur saat hendak diamankan.

Dari hasil pemeriksaan sementara, komplotan ini telah beraksi melakukan pencurian ternak kambing, sebanyak 7 kali di wilayah hukum Polres Tulungagung. 5 TKP di wilayah Kecamatan Ngantru, dan 2 TKP di wilayah Kecamatan Kedungwaru dan Tulungagung.

Saat beraksi, komplotan ini secara bersama-sama selalu menyewa mobil untuk mengangkut kambing-kambing hasil curian.

Kambing-kambing hasil curian tersebut, dalam kondisi hudup dijual di pasar hewan Tulungagung. Uang hasil penjualan kemudian dibagi rata pada masing-masing tersangka.

Menurut Iptu Ipung Heriyanto , Kanit Pidum Polres Tulungagung, dari tangan para tersangka polisi turut menyita barang bukti sejumlah uang tunai hasil penjualan kambing curian. Serta sebuah senapan angin yang dibeli dari uang hasil penjualan kambing.

Saat ini polisi masih melakukan penyidikan terhadap empat tersangka, guna mengungkap kemungkinan adanya pelaku maupun korban lain. (pul)

Berita Terkait


Komplotan Spesialis Maling Ternak Diringkus Polisi Tulungagung

Melawan Saat Ditangkap, DPO Maling Ternak Ditembak Mati


Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber