Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Hukum 

Aris Terpidana Cabul 9 Gadis di Bawah Umur Akan Dieksekusi Kebiri Kimia
Sabtu, 24-08-2019 | 12:20 wib
Oleh : Aminuddin Ilham
Mojokerto pojokpitu.com, Muhamad Aris terpidana kasus pencabulan warga Desa Mengelo, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, akan dieksekusi oleh Jaksa Penuntut Umum dengan hukuman kebiri kimia. Eksekusi ini sesuai dengan hasil putusan vonis dari majelis hakim hakim Pengadilan Tinggi Jawa Timur.

Muhamad Aris (20) ini dijatuhi hukuman cukup berat, usai menjalani sidang putusan di Pengadilan Tinggi Jawa Timur, yakni berupa hukuman kebiri kimia. Terpidana yang berprofesi sebagai tukang las ini, terbukti mencabuli 9 orang gadis di bawah umur.

Muhammad Aris diringkus satuan reserse kriminal Polres Mojokerto Kota pada oktober 2018 lalu berkat rekaman kamera CCTV saat melancarkan aksi bejatnya terhadap salah satu korban.

Menurut Nugroho Wisnu, Kasi Intel Kejaksaan Negeri Mojokerto, putusan hukuman kebiri kimia ini dijatuhkan hakim, setelah terdakwa mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi Jawa Timur pada pertengahan bulan Juli lalu. "Padahal awalnya Muhammad Aris hanya dijatuhi hukuman penjara 12 tahun dan denda Rp 100 juta oleh Hakim Pengadilan Negeri Mojokerto," kata Nugroho Wisnu.

Pihak Kejaksaan Negeri Mojokerto masih berkoordinasi dengan sejumlah rumah sakit untuk mengebiri korban. Pasalnya, belum pernah ada rumah sakit di Mojokerto yang melakukan eksekusi kebiri, sehingga sejumlah persiapan harus dilakukan. Seperti obat kimia dan alat yang dibutuhkan. (pul/vd:yan)

Berita Terkait


Akui Terpidana Alami Gangguan Kejiwaan, Keluarga Menolak Hukuman Kebiri

Terpidana Hukuman Kebiri Kimia Ditempatkan di Ruang Khusus Isolasi

Dokter Anggap Hukuman Kebiri Kimia Tidak Efektif

Aris Terpidana Cabul 9 Gadis di Bawah Umur Akan Dieksekusi Kebiri Kimia


Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber