Berita Terbaru :
Ada Dua Pilihan Yang Meragukan, Saya Pilih Mana
Begini Pembelajaran Tatap Muka di SMKN 6 Surabaya
Jelang Pilbup, Seluruh Ketua Parpol Melakukan Deklarasi Damai
Berburu Sinyal Wifi, Para Siswa Ini Belajar di Pos Ronda
   

Ratusan Hektar Tanaman Kacang Gagal Panen Diserang Tikus
Pantura  Sabtu, 24-08-2019 | 23:07 wib
Reporter : Zulkifli Zakaria
Banyak tanaman yang mati. Terpaksa petani mencubut tanamannya untuk pakan ternak.
Lamongan pojokpitu.com, Ratusan hektar tanaman jagung, kacang hijau dan jagung milik para petani di Kecamatan Sugio Lamongan terancam gagal panen. Hal ini dikarenakan tanaman yang sudah berumur hampir 1 bulan ini diserang hama tikus.

Bahkan tanaman kacang hijau yang sudah berusia dua bulan diserang tikus, hingga tanaman mati. Karena daunnya dimakan hama tikus.

Melihat hal itu, petani hanya bisa diam dan pasrah. Karena berbagai macam cara telah dilakukan untuk membasmi hama tikus tersebut.

Menurut Rokim petani asal Desa Sugio, akibat serangan hama tikus ini para petani mengalami kerugian puluh juta rupiah.  Sebagian petani memilih mengambil daun pohon jagung mereka untuk digunakan pakan ternak.

Sementara itu Mujiono petani Desa Sugio berharap kepada para warga yang gemar berburu burung hantu, ular dan nyambek untuk menghentikan aksinya. Karena binatang tersebut jenis pemakan tikus. Jika sering diburu, maka populasi tikus akan semakin banyak. (pul)

Berita Terkait

Diserang Tikus, Petani Ponorogo Resah

Antisipasi Serangan Hama Tikus Petani Nekat Pasang Setrum Listrik Walaupun Berbahaya

Basmi Hama Tikus, Petani Ngawi Gunakan Burung Hantu

Cegah Serangan Tikus, Petani Pagari Sawah dengan Galvalum
Berita Terpopuler
Berburu Sinyal Wifi, Para Siswa Ini Belajar di Pos Ronda
Pendidikan  3 jam



Cuplikan Berita
Ratusan Ibu Hamil Swab Massal di Gelora Pancasila
Pojok Pitu

Begini Pengakuan Bupati Menanggapi Pemakzulan DPRD Jember
Pojok Pitu

Awal September Subsidi Gaji Dari Pemerintah Cair 1,2 Juta
Jatim Awan

Lupa Mematikan Kompor, 1 Rumah di Bojonegoro Terbakar
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber