Berita Terbaru :
Dokter Bagi Masker dan Edukasi Sejumlah Kepala Kampung
Jatim Akan Gandeng Bank Himbara Untuk Salurkan Bantuan
Siswa Mtsn Gelar Istighotsah Online, Berharap Wabah Corona Segera Sirna
Siswa SMK Jember Ciptakan Tempat Cuci Tangan Otomatis Dari Barang Bekas
ITTS Buat Robot Servis Isolasi Room Untuk Gantikan Tim Medis
Polda Jatim Gagalkan Penyelundupan Benih Lobster Senilai Rp 4,2 Miliyar
Polda Jatim Gelar Video Conference Evaluasi Penanganan Percepatan Covid 19
PPDB Jalur Prestasi Gunakan Nilai Rapor dan Indeks Sekolah
Dinilai Tak Siap, Tim Pansus Tunda Rapat Dengan Tim Satgas Covid-19
Gedung SMP Jadi Tempat Karantina, Total 109 Pemudik Dikarantina
Jelang Rahmadan Terminal Purabaya Mengalami Penurunan Penumpang Hingga 75 Persen
UTBK SBMPTN Mundur
Pencari Kerang Terpeleset dan Terseret Arus, Ditemukan Tak Bernyawa
Satu Pasien PDP Meninggal Dunia
Tuban Zona Merah, Dua Perawat Puskesmas Positif Covid-19
   

Ada Stik Susu di Sentra Sapi Perah Singolangu
Icip - Icip  Sabtu, 31-08-2019 | 03:09 wib
Reporter : M. Ramzi
Magetan pojokpitu.com, Selain dikenal sebagai sentra sapi perah penghasil susu, lingkungan Singolangu Magetan, juga dikenal sebagai sentra camilan berbahan baku susu. Salah satunya adalah stik susu, para peternak mengolahnya menjadi stik, dengan harapan bisa meraup keuntungan lebih besar lagi.

Lingkungan Singolangu, Kelurahan Sarangan Kecamatan Plaosan Kabupaten Magetan, dikenal sebagai sentra sapi perah. Selain susu murni yang dijual kepada perusahaan, ternyata warga sekitar juga mengolahnya dalam bentuk camilan.

Seperti yang dilakukan oleh Reni Rahmawati (35) yang berinisiatif mengolah susu murni menjadi cemilan stik susu. Alasannya, selain stok susu melimpah, ia juga ingin mendapatkan keuntungan lebih, daripada hanya dijual dalam bentuk susu, tanpa diolah.

Dibantu suaminya, ia membuat stik susu yang berbahan baku susu sapi, tepung terigu, bawang,penyedap rasa dan aneka jenis bumbu dapur lainya.

Proses pembuatannya tidak jauh beda, dengan membuat makanan atau cemilan stik pada umumnya. Adonan yang sudah dicampur susu murni tersebut, kemudian digoreng.

Hanya saja stik susu khas singolangu ini, berbeda dengan stik pada umumnya. Selain rasanya yang khas, karena berbahan baku susu murni, juga bisa menyehatkan dan mengandung banyak vitamin.

Untuk harganya perbungkus dijual dengan harga Rp 50 ribu dengan berat satu kilogram, sedangkan setengah kilogramnya dijual dengan harga Rp 35 ribu. Selain di lokasi wisata, seperti sarangan, ia juga menjualnya lewat online.

Reni mengaku, memang  tidak semua menyukai stik susu karena sebagian masih kurang suka terhadap bau amis susu murni tersebut. (yos)

Berita Terkait

Ada Stik Susu di Sentra Sapi Perah Singolangu
Berita Terpopuler
Video Call Kondisi Pasien Positif Covid 19 Terus Membaik
Peristiwa  7 jam

Jelang Puasa dan Dampak Corona, Harga Daging Naik
Ekonomi Dan Bisnis  19 jam

Aplikasi Ini Tawarkan Gratis Kuota Selama di Rumah Saja
Teknologi  24 jam

Tebing Sungai Longsor Setiap Hujan Datang, Warga Kian Resah
Peristiwa  11 jam



Cuplikan Berita
Jalan Darmo dan Tunjungan Surabaya Ditutup 2 Minggu
Pojok Pitu

Berburu Manisnya Buah Srikaya Puthuk Tuban
Pojok Pitu

Banjir Rendam Tiga Titik Jalan Penghubung Antar Kecamatan
Jatim Awan

Zona Merah di Jatim Menjadi 23 Kabupaten Kota, Kasus Positif 187 Orang
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber