Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Olah Raga 

Ribuan Peserta Dari Berbagai Negara Ikuti Bromo Marathon
Minggu, 01-09-2019 | 19:00 wib
Oleh : Tina
Pasuruan pojokpitu.com, Kali ketujuh, lomba lari bromo marathon digelar di Lereng Gunung Bromo, Kabupaten Pasuruan. Ribuan peserta bromo maraton dari berbagai negara terbagi dalam tiga etape yaitu, jarak 10 kilometer, 21 kilometer dan 42 kilometer, dan 5 kilometer,Kali ketujuh, lomba lari bromo marathon digelar di Lereng Gunung Bromo, Kabupaten Pasuruan. Ribuan peserta bromo maraton dari berbagai negara terbagi dalam tiga etape yaitu, jarak 10 kilometer, 21 kilometer dan 42 kilometer, dan 5 kilometer,

Tak ayal, banyak peserta kewalahan mengahdapi medan pegunungan ini, namun mereka tampak senang karena berolahraga sambil menikmati keindahan alam Gunung Bromo.

Lomba lari bromo maraton ini digelar di Desa Tosari Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan. Sejumlah peserta tak hanya datang dari dalam negeri, namun juga diikuti pelari dari 36 negara, seperti Malaysia, Jerman, Amerika dan negara Eropa lainnya. Selain itu, event kali ini tidak hanya diikuti peserta dewasa saja, tapi juga anak-anak.

Bromo Marathon kali ini berbeda dari tahun sebelumnya, peserta kali ini cukup meningkat yakni diikuti sekitar 1759 peserta.

Peserta tampak merasa senang walaupun dengan medan cukup berat, namun, terbayarkan dengan keindahan Gunung Bromo. Tak hanya bukit, hutan pinus, jalan berkelok, peserta bisa melihat pemandangan alam indah dengan hawa segar pegunungan. Sesampainya di garis finish, semua peserta mendapatkan medali sebagai tanda kenang-kenangan mengikuti lari bromo maraton.

Namun menurut Yozua Makes, Founder Plataran Indonesia, yang berbeda dari ajang kali ini, karena tidak hanya menghadirkan event tahunan bromo marathon, tapi juga menggabungkan antara sport, culture, dan  entertainment.

"Yakni menampilkan beragam kesenian tradisional masyarakat tengger, dan penampilan atraksi yang atraktif dari band gigi yang menghibur para pelari serta masyarakat setempat," kata Yozua Makes.

Sementara itu, Ketua Panitia Penyelenggara Bromo Marathon, Dedi Kurniawan, aspek keamanan juga menjadi perhatian utama penyelenggaraan event lari ini.

"Selain menyiapkan beberapa ambulans, juga mengantisipasi jalur yang dilewati para pelari dengan menyiapkan medical on the road, yang berkeliling memantau situasi trek," kata Dedi Kurniawan.

Event ini akan tetap digelar setiap tahunnya untuk mempromosikan wisata Gunung Bromo, termasuk mengenalkan Desa Tosari, sebagai pintu masuk menuju kawasan wisata Gunung Bromo. (yos)

Berita Terkait


Ribuan Peserta Dari Berbagai Negara Ikuti Bromo Marathon

Ribuan Peserta Dari Berbagai Negara Ikuti Bromo Marathon Menantang

Gangguan Irama Jantung Paling Banyak Membunuh Peserta Olahraga

Jika Memiliki Riwayat Sakit, Tidak Dianjurkan Ikut Lari Jauh


Lewat Lari Maraton, Kenalkan Potensi Wisata di Surabaya

Tersangka Kredit Fiktif Rp 12 M Bank Delta Arta diperiksa Maraton

Polda Bali Langsung Maraton Periksa Margareith

Tersangka Korupsi Kemenag Diperiksa Maraton

Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber