Berita Terbaru :
Tradisi Nyadar, Ritual Penghormatan Petani Garam Digelar di Tengah Pandemi Covid-19
   

Kekeringan Ekstrim Landa Tuban, Merusak Tanaman Tembakau
Ekonomi Dan Bisnis  Rabu, 04-09-2019 | 21:09 wib
Reporter : Khusni Mubarok
Akibat kekeringan, lahan pertanian tembakau rusak, sehingga hasil panen turun 40 persen. Foto Mubarok
Tuban pojokpitu.com, Kekeringan ekstrim melanda sebagian wilayah Kabupaten Tuban. Hujan yang tak kunjung turun selama berbulan-bulan menyebabkan ketersediaan air menipis, serta cuaca yang terasa sangat panas.

Sudah 4 bulan berlalu, hujan tidak kunjung datang mengguyur wilayah Kabupaten Tuban. Cuaca ekstrim ini menyebabkan banyak sumber mata air mati, sehingga waduk dan sungai kering kerontang kehabisan air.

Menurut Desindra, Kepala BMKG Tuban, kondisi ini diesbut sebagai kekeringan sangat panjang. Bahkan sebagian wilayah perbukitan Kapur Tuban termasuk mengalami kekeringan ekstrim. Dimana ketersediaan air hampir hilang dan cuaca terasa sangat panas.

Ketiadaan pasokan air membuat lahan pertanian tembakau rusak. Salah satunya terletak di Desa Genaharjo, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban. Sebagian besar daun tembakau kering sebelum memasuki masa panen.

Akibatnya, hasil panen turun drastis hingga 40 persen. Sampurno, salah satu petani tembakau menyebutkan, jika biasanya 1/4 hektar lahan mampu menghasilkan 1,5 kuintal tembakau basah per petik, maka kini hanya 1 kwintal saja.
 
Rendahnya kualitas daun tembakau hasil panen kali ini berdampak pada harga. Daun tembakau basah hanya dihargai Rp 1.900 / kg. (pul)

Berita Terkait

Antusias Petani Menanam Tembakau di Suasana Covid-19

Peredaran Tembakau Gorila Dikendalikan Narapidana

Petani Resah, Harga Tembakau Turun Drastis

Tidak Terpengaruh Rencana Kenaikan Cukai, Harga Tembakau Rajangan Kering Naik Dibanding Tahun Lalu
Berita Terpopuler
Tradisi Nyadar, Ritual Penghormatan Petani Garam Digelar di Tengah Pandemi Covi...selanjutnya
Life Style  14 menit



Cuplikan Berita
Dua Kadis Terpapar Covid-19, Kantor Terpaksa Dilockdown
Pojok Pitu

Pemkot Surabaya Tepis Isu Pemecatan Kadis DKRTH Surabaya
Pojok Pitu

Diserang Tikus, Petani Ponorogo Resah
Jatim Awan

Rumah Pegawai Lapas Mojokerto Jadi Sasaran Pelemparan Bom Molotov
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber