Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Tempo Doeloe 

Tim Ahli Cagar Budaya Surabaya, menggegerkan para pegiat sejarah, dengan mengebor bangunan benteng, untuk mengetahui usia bangunan. Foto Ainul Khilmiah
Uji Usia Bangunan Benteng Kedung Cowek, TACB Lakukan Pengeboran
Rabu, 04-09-2019 | 22:13 wib
Oleh : Ainul Khilmiah
Surabaya pojokpitu.com, Meski sudah melalui proses sejak 2015 silam, Benteng Kedung Cowek belum juga ditetapkan sebagai bangunan cagar budaya.

Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Surabaya sempat mendatangi langsung Benteng Kedung Cowek. Mereka melakukan pengeboran di salah satu dinding benteng, dengan mengambil sampel bangunan berukuran kurang lebih kedalaman 40 cm dengan diameter 10 cm. Tujuannya, untuk mengetahui usia dari bangunan Benteng Kedung Cowek.

Hal ini memicu perdebatan publik dan meresahkan sejumlah pegiat sejarah. Sebab, mengkaji dengan melakukan pengeboran dinilai dapat merusak bangunan bersejarah tersebut. Padahal, sejumlah cetak biru Benteng Kedung Cowek dan data literasi lainnya, yang berhasil dihimpun dan sudah diserahkan ke TACB Surabaya sebagai bahan kajian. Ini supaya bangunan Benteng Kedung Cowek segera ditetapkan sebagai bangunan cagar budaya.

Sementara itu, Junus Satrio, anggota Tim Ahli Cagar Budaya Nasional, justru tidak membenarkan cara mengetahui usia bangunan dengan teknik pengeboran. Informasi usia bangunan dapat di ketahui dari cetak biru yang sudah, atau melalui uji karbon.

"Ngebor untuk diketahui umur tidak bisa. Kalau misalkan umur pengen diketahui dari pengeboran, yang dia kumpulkan dari pengeboran apa? Semennya? Atau apanya? Gak bisa, tetapi pengeboran itu biasa kita gunakan untuk menguji bahan, apa yang di pakai, susunan bahannya apa aja. Kalau usia bisa menggunakan carbondating. Yang dicari harusnya karbon, karbon itu sisa" kata Junus Satrio.

Menurut Junus Satrio, karbon di dalam badan karbon semakin berkurang. Dari situ bisa diketahui usianya. Tapi kalau bangunan dibor, kurang efektif, kecuali kalau dia ingin tahu komponen bahan tersebut.

Meski sudah melalui proses panjang sejak tahun 2015, hingga saat ini Benteng Kedung Cowek belum juga ditetapkan sebagai bangunan cagar budaya. Di Surabaya sendiri, sudah ada 248 bangunan cagar budaya yang ditetapkan, sementara 10 bangunan masih dalam proses. Salah satunya, Benteng Kedung Cowek.

Sementara itu Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Antiek Sugiharti menyatakan, pihaknya bersama tim masih melakukan kajian secara hati-hati terhadap benteng bersejarah tersebut. Seperti pencocokan kondisi fisik dengan dokumen yang ada, agar tidak ada kesalahan dalam penetapan bangunan cagar budaya pada Benteng Kedung Cowek.

"Kalau di sampaikan oleh ahli sejarah, sejarah itu berdasarkan dokumen yang ada, jadi kita mengumpulkan dokumen dengan pencocokan kondisi fisik. Juga dari berbagai sumber. Jadi kita tidak bisa mengambil hanya dari satu sumber, kita harus mengcombine sumber yang dimiliki yang bisa di pakai rujukan." ujar Antiek Sugiharti. (pul)

Berita Terkait


Kalangan Akademisi Ikut Lestarikan Benteng Kedung Cowek

Pemerintah RI Bantu Revitalisasi Benteng Pendem

Benteng Kedung Cowek Dibangun Selama 7 Tahun (1900 - 1907)

Benteng Kedung Cowek: Antara Belanda Dan Jepang?


Benteng Kedung Cowek Dibangun Selama 7 Tahun (1900 - 1907)

Benteng Kedung Cowek: Antara Belanda Dan Jepang?

Uji Usia Bangunan Benteng Kedung Cowek, TACB Lakukan Pengeboran

Begini Isi Surat Terbuka Kepada Tim Ahli Cagar Budaya Terkait Benteng Kedung Cowek

Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber