Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Ekonomi Dan Bisnis 

Harga Tomat Anjlok, Petani Merugi
Sabtu, 07-09-2019 | 20:05 wib
Oleh : M. Ramzi
Magetan pojokpitu.com, Petani tomat di Kabupaten Magetan, tidak bisa menikmati hasil panen. Alih-alih untung, yang ada justru mereka merugi karena harga tomat di pasaran anjlok.

Dalam sebulan terakhir sejumlah petani tomat di Kabupaten Magetan, mulai memanen hasil tanamannya. Namun harapannya untuk bisa menikmati hasil penjualan dari bercocok tanam ini seolah-olah sirna karena harga tomat di pasaran anjlok.

Seperti pengakuan petani tomat di Sidorejo Magetan, saat ini harga tomat hanya dibeli Rp 500 perkilogram. Padahal sebelumnya, para petani bisa menjual tomat Rp 5 ribu hingga Rp 6 ribu perkilogram.

Kirah, petani tomat, menjelaskan, kondisi ini membuat para petani merugi, karena hasil  yang ia dapat tidak sebanding dengan biaya tanam.

"Apalagi biaya tanam di musim kemarau lebih besar dibanding musim hujan, karena harus mengeluarkan biaya lebih untuk mengairi sawah mereka," ucap Kirah.

Namun petani tidak punya pilihan lagi, kecuali menjual tomatnya meskipun harga rendah.
Sementara menurut Atok Suliswanto, pedagang tomat, menuturkan, melimpahnya stok tomat diduga menjadi penyebab harga tomat anjlok.

"Karena semua petani panen tomat, sementara daya beli masyarakat relatif rendah. Kita juga kesulitan menjual tomat," ucap Atok.

Tidak hanya tomat, harga sayuran lainya juga turun. Mentimun misalnya, yang sebelumnya harganya mencapai Rp 6 ribu per kilogram, kini menjadi Rp 7 ratus per kilogram. (yos)


Berita Terkait


Stok Melimpah, Pedagang Jual Tomat Dengan Harga Murah

Harga Tomat Anjlok, Petani Merugi

Harga Tomat Anjlok di Petani Hanya Seribu Rupiah Per Kilo Gram

Harga Tomat Jatuh, Petani Ganti Dengan Tanaman Lain


Kasihan Petani, Stok Melimpah, Harga Tomat Anjlok

Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber