Berita Terbaru :
Operasi Zebra, Pengendara Tertib Dapat Paket Penguat Imun
Permintaan Rapid Test Jelang Libur Panjang Meningkat
Hina Polisi Tentang Operasi Yustisi, Tukang Batu ditangkap polisi
Cegah Putus Kuliah, Kampus Bebaskan UKT Mahasiswa
Tolak Omnibus Law, Ribuan Buruh Unras di Kantor Gubernur
Tidak Mampu Menguasai Laju Kendaraan, Guru SMP Dharma Wanita Tabrak Motor
Walikota Surabaya Imbau Warganya Tidak Bepergian Keluar Kota
Polisi Selidiki Dugaan Korupsi Kas Desa
Warga Marah Rusak Rumah Pelaku Terduga Pencabulan Anak Di Bawah Umur
Double Track Jalur Kereta Api Mojokerto - Jombang Mulai Operasikan
Pengedar Tembakao Gorila Dituntut 17 Tahun Penjara
Lagi, Warga Ponorogo Demo Tolak Tower
Dikabarkan Hilang, Bocah 10 Tahun Ditemukan Tenggelam di Waduk Dawuhan
Machfud Arifin Jalan Kaki Keliling Kampung Surabaya, Warga Sambut Antusias Nyanyi Coblos Nomer 2
Dua Pelaku Curwan Dibekuk Reskrim Polsek Poncokusumo
   

Musim Kemarau, Harga Cabai Tidak Stabil
Ekonomi Dan Bisnis  Minggu, 08-09-2019 | 05:26 wib
Reporter : Jefri Siswanda
Sejumlah pedagang di Pasar Singosari Kabupaten Malang, merasakan harga cabe rawit saat ini masih mahal, yakni Rp 65 ribu perkilogram. Foto Jefri Siswanda
Malang pojokpitu.com, Harga cabe rawit masih tergolong tinggi banyak dikeluhkan masyarakat di Pasar Singosari Kabupaten Malang. Harga cabe rawit dijual antara Rp 60 ribu - Rp 65 ribu per kilogramnya. Untuk cabe hijau besar, dijual Rp 20 ribu perkilogram.

Harga tersebut dinilai masih tergolong mahal. Para Pembeli mengeluhkan hal itu saat berbelanja cabe di pedagang.

Masih tingginya harga cabe ini, akibat dari tidak stabilnya pasokan ke para pedagang, yang pasokannya kadang banyak dan kadang juga sangat sedikit.

Pasokan yang tidak stabil ini, menurut Hinayah, salah satu pedagang, lantaran banyak tanaman cabe yang mati dan kering akibat musim kemarau yang berkepanjangan selama beberapa bulan ini.

Sementara itu, diperkirakan harga cabe akan tetap tinggi selama musim kemarau belum berakhir.



Berita Terkait

Musim Kemarau, Harga Cabai Tidak Stabil

Memasuki Musim Tanam Penjual Benih Lombok Laris

Hasil Panen Lombok Terus Merangkak Naik

Siswa dan Guru Jatim Beri Rp 1,5 M untuk Sekolah di Lombok
Berita Terpopuler
Machfud Arifin Jalan Kaki Keliling Kampung Surabaya, Warga Sambut Antusias Nyany...selanjutnya
Politik  5 jam

Memutus Mata Rantai Covid-19 di Pasar Tradisional
Peristiwa  13 jam

Dua Pelaku Curwan Dibekuk Reskrim Polsek Poncokusumo
Peristiwa  5 jam

Klaim Hasil Survei Unggul, Hingga Tuding Galau, Tim MAJU : Justru Kami Jauh di A...selanjutnya
Pilkada  11 jam



Cuplikan Berita
Kebakaran Pemukiman Padat Penduduk, Dua Rumah Petak Ludes Terbakar
Pojok Pitu

Diduga Korsleting Listrik, Dua Kafe di Area Alon-Alon Kota Terbakar
Pojok Pitu

Terjatuh Dari Motor Curiannya, Pelaku Babak Belur Dimassa
Jatim Awan

Banjir Lahar Ganggu Aktivitas Warga dan Penambang
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber