Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Peristiwa 

Ditemukan Saat Razia, Pekerja Cafe Dibawah Umur Mengaku Menjadi Korban Rudapaksa
Senin, 09-09-2019 | 17:20 wib
Oleh : Agus Bondan
Tulungagung pojokpitu.com, Melakukan razia cafe, petugas Satpol PP Tulungagung menemukan pekerja anak bawah umur bekerja sebagai pemandu lagu. Tragisnya, dihadapan petugas anak tersebut mengaku, sempat dipaksa melakukan hubungan intim oleh salah seorang pelanggan warung.

Petugas Satpol PP Tulungagung, mengamankan seorang anak dibawah umur, yang bekerja di sebuah warung kopi dan karaoke di Dusun Kedungjalin, Desa Junjung, Kecamatan Sumberbepol Tulungagung.

Di warung kopi dan karaoke ini, remaja yang masih berusia 17 tahun tersebut, bekerja sebagai pelayan dan menemani pelanggan berkaraoke.

Artista Nindya Putra , Kasi Informasi dan Publikasi Satpol PP tulungagung, mengatakan, saat dimintai keterangan oleh petugas, remaja asal Malang ini mengaku, pernah dipaksa melakukan hubungan intim oleh salah seorang pelanggan warung.

Dalam pernyataan tertulis bermaterai, korban mengaku dipaksa berhubungan badan oleh salah seorang oknum perangkat desa di Kecamatan Sumbergempol, sebanyak satu kali.

Menurut pengakuan korban pada petugas Satpol PP, peristiwa tersebut terjadi pada pertengahan agustus lalu. Setelah warung tutup, sekitar pukul 1 dini hari, terduga pelaku masuk ke kamar korban kemudian menguncinya.

"Meski di dalam kamar terdapat dua rekan korban, terduga pelaku nekat memaksa korban hingga berbuat asusila," ujar Artista Nindya Putra.

Menindaklanjuti pengakuan korban atas dugaan rudapaksa tersebut, petugas Satpol PP mengantarkan korban ke Unit Layanan Terpadu, Perlindungan Sosial Anak Integratif (ULT PSAI Tulungagung). (yos)

Berita Terkait


Ditemukan Saat Razia, Pekerja Cafe Dibawah Umur Mengaku Menjadi Korban Rudapaksa

Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber