Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Metropolis 

Penyelundupan 74 Ekor Burung Tanpa Dokumen Digagalkan
Selasa, 10-09-2019 | 18:32 wib
Oleh : Ferry Maulina dan Agassi Lasura
Surabaya pojokpitu.com, Petugas Balai Besar Besar Karantina Pertanian (BBKP) Surabaya bersama Kepolisian Resort Pelabuhan Tanjung Perak berhasil menggagalkan penyelundupan ekor buruh tanpa dokumen. Burung tersebut diselundupkan dari Makassar menuju Surabaya melalui kapal KM Dharma Rucitra VII. Salah satu burung jenis kakaktua jambul orange yang diselundupkan, ditaksir harganya mencapai Rp 50 juta.

Kepala Balai Besar Karantina Pertanian Surabaya Musyaffak Fauzi menjelaskan total burung diselundupkan dari Makassar menuju ke Surabaya menggunakan KM Dharma Rucitra VII ini sebanyak 74 ekor. Terdiri dari nuri Maluku, betet paruh bengkok, kakaktua jambu orange, kakaktua jambul kuning, nuri bayan, perling, bilbong, tuwo dan lain lain. Lima diantaranya burung tersebut mati karena kondisi kesehatannya memburuk.
 
Musyaffak menjabarkan, penggagalan penyelundupan bermula dari informasi masyarakat bahwa di dalam kapal KM Dharma Rucitra VII diduga mengangkut burung tanpa dokumen karantina. Burung tersebut ditempatkan pada kolong sasis bawah truk dengan nopol DD 9997 PA dan DD 8624 KJ. Burung lainnya juga ditemukan dalam satu truk lainnya.

"Penyelundupan burung tanpa dokumen tersebut melanggar pasal 6 undang undang nomor 16 tahun 1992 tentang karantina hewan, ikan dan tumbuhan dengan ancaman hukuman 3 tahun penjara. Hingga saat ini kedua sopir truk masih berstatus sebagai saksi belum dijadikan tersangka," tutur Musyaffak Fauzi.
 
Upaya perlindungan terus dilakukan pada satwa burung yang dilindungi di Indonesia. Mengingat di pasar gelap, jika ditaksir secara rupiah total harga burung yang diselundupkan ini bisa mencapai diatas Rp 1 milyar.

Salah satunya yang paling mahal adalah jenis kakatua jambul orange yang harganya di kisaran Rp 50 juta per ekor. Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistem, Nandang Prihadi juga mengusulkan agar pelaku jera juga harus dijerat pasal berlapis tentang UU no 5 tahun 1990 tentang penyelundupan satwa dilindungi, dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.(end)
 


Berita Terkait


Polisi Gagalkan Penyelundupan 200 Butir Pil Ekstasi e Kalimantan Timur Senilai Rp 160 Juta

TKI Asal Purworejo Selundupkan Senjata Api Dari Taiwan

Sidang Penyelundupan Baby Lobster Melibatkan Oknum Angkasa Pura 1

Penyelundupan Baby Lobster Di Bandara, Tiga Petugas Angkasa Pura I Diadili


Penyelundupan 7,4 Kg Sabu - Sabu Asal Malaysia Tujuan Sokobanah Madura Digagalkan Polisi

Jaksa Tuntut 3 Terdakwa Penyelundupan Baby Lobster Hanya 1 Tahun

Sidang Penyelundupan Baby Lobster Melibatkan Oknum Angkasa Pura 1

Penyelundupan Baby Lobster Di Bandara, Tiga Petugas Angkasa Pura I Diadili
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber