Berita Terbaru :
Kapolda Jatim Pastikan Bantuan Covid-19 Tersampaikan
Polisi Grebeg Pengedar Pil Setan Saat Edarkan Kepada Pemuda Desa
Menkes RI Memuji Perjuangan Surabaya Melawan Covid-19
Istri Jadi TKW, Pria Bejat Ini Setubuhi Anak Gadis Tetangga
Risma : Tercatat, 127 Anak - Anak Rentan Terpapar Covid-19
Ponpes Siapkan Protokol Kesehatan Sambut Santri Masuk Pondok
50 Ribu Rapid Tes Gratis Tersedia di ASDP Ketapang
Bakal Digelar 9 Desember 2020, Pilkada di Sidoarjo Terapkan Protokol Kesehatan
New Normal Diharapkan Mampu Kembalikan Omzet PKL
Rapid Test Massal, 68 Warga Reaktif Covid 19
Persiapan New Normal, Masyarakat Dilatih Mandiri dan Tidak Bergantung Pada Pemerintah
Rapid Test Massal Tidak Terapkan Phsycal Distancing
Kegiatan Belajar Mengajar Ponpes Annur Terhenti Sejak Pandemi Covid 19
Dindik Tunggu Restu Tim Gugus Tugas Untuk Memulai KBM
Serentak, PPDB di Madiun Bakal Dilaksanakan Pada 23 Juni Mendatang
   

Hadril Khairul Nisa Dibunuh di Cafe Penjara Cerme
Metropolis  Rabu, 11-09-2019 | 10:52 wib
Reporter : Mohammad Amin
Sesosok perempuan, dibunuh di dalam cafe penjara yang tak jauh dari Rutan Cerme. Foto : Mohammad Amin
Gresik pojokpitu.com, Sesosok perempuan, dibunuh di dalam cafe penjara yang tak jauh dari Rutan Cerme. Korban tewas bernama Hadril Khairul Nisa, warga Morowudi Gresik.

Awalanya korban tak kunjung pulang dari cafe hingga pukul 20.00 Wib malam. Polisi mendapat laporan pukul 21.00 Wib malam, dan langsung mendatangi cafe penjara. Namun cafe dalam kondisi tertutup. Anggota Reskrim Polsek Cerme, langsung meminta kunci kepada pengelola cafe penjara.

Ternyata setelah polisi masuk ke lokasi, menemukan Hadril Khairul Nisa sudah terbujur kaku dengan kondisi terlentang tanpa celana dalam.

Atas temuan ini, polisi langsung mendatangi rumah pengelola cafe Shalahuddin Al Ayyubi, untuk dimintai keterangan. Kepada polisi, Shalahuddin Al Ayyubi mengaku melakukan pembunuhan yang merupakan teman bermain sejak kecil itu.

Menurut AKP Iwan Kapolsek Cerme, pelaku mengaku nekat membunuh karena ingin menguasai harta milik korban. Seperti perhiasan, dan sepeda motor nopol W 3264 AH  milik korban. "Pelaku membunuh korban dengan cara membekap saat turun dari sepeda motornya," kata AKP Iwan.

Rencana barang milik korban hendak dijual dan uangnya untuk membayar Hutang. Sebab selama ini cafe yang dikelolanya sudah tutup sebab sepi pembeli.

Setelah tewas, pelaku Shalahuddin Al Ayyubi hendak menguburkan korban Hadril Khairul Nisa di dalam areal kafe. Namun karena lahan penuh dengan paving, membuat pelaku semakin kalut. Sehingga meninggalkan korban tergeletak begitu saja di lokasi kafe.

"Sebelum meninggalkan korban, Shalahuddin Al Ayyubi sempat mempermainkan mayat dan dibiarkan telanjang," kata AKP Iwan.

Penajaga cafe penjara ini akhirnya benar-benar masuk penjara. Sebab melakukan pembunuhan dengan ancaman hukuman lebih dari 15 tahun penjara. (pul)

Berita Terkait

Bandel Tetap Beroperasi, Lima Cafe di Kota Blitar Ditutup Paksa

Satreskrim Polres Blitar Kota Olah TKP di Cafe Brilian, Terkait Pelepasan Banner Penutupan

Uniknya Cafe Ini, Ditemani Belasan Kucing

Serunya Menikmati Kopi di Cafe Gunung Wonoboyo
Berita Terpopuler
Membusuk Bunuh Diri, Diduga Akibat Depresi Gejala Covid-19
Peristiwa  11 jam

Pengusaha Kulit Ditemukan Tewas Membusuk di Lingkungan Industri Kecil
Peristiwa  7 jam

Kasus Positif Covid Tembus 62, 4 Sembuh
Covid-19  7 jam

1.931 Jamaah Haji Bojonegoro Gagal Berangkat ke Tanah Suci
Info Haji  5 jam



Cuplikan Berita
Dua Balita Warga Ngagel Reaktif Positif Covid 19
Pojok Pitu

Satu Keluarga Tersapu Ombak, Satu Orang Tewas, Satu Lagi Hilang
Pojok Pitu

Ini Syarat Kuota Khusus Untuk Putra-Putri Tenaga Kesehatan Covid 19
Jatim Awan

Klaster Gowa Menambah Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Bondowoso
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber