Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Peristiwa 

Miskin Kakek Sebatang Kara Tinggal di Gubuk Kuburan
Kamis, 12-09-2019 | 04:24 wib
Oleh : Saiful Mualimin
Jombang pojokpitu.com, Akibat kemiskinan, seorang warga di Jombang terpaksa harus tinggal di sebuah gubuk di tanah kuburan umum. Warga miskin ini menjadi korban program transmigrasi yang sudah pernah dilakukannya. Saat kembali, kakek ini sudah tidak punya rumah karena sudah terjual saat ditinggal bertransmigrasi ke Kalimantan, puluhan tahun silam.

Gubuk ini dibangun oleh masyarakat, karena Imam Ghozali (72) sudah tidak punya pekarangan dan rumah setelah kembali dari Kalimantan. Setelah istrinya meninggal di Kalimantan, Imam Ghozali kembali pulang ke kampung asalnya.

Sudah sekitar 6 tahun kakek ini tinggal di gubuk. Karena tidak punya pekerjaan, untuk makan sehari-hari Imam Ghozali hanya mengandalkan pemberian orang.

"Kami telah beberapa kali mengajukan bantuan untuk Imam Ghozali, namun selalu gagal," ujar Zaenudin, Kepala Dusun. Kondisi Imam Ghozali terbantu dari pemberian warga. Sehingga kakek yang tidak memiliki anak ini bisa bertahan hidup.

Pria ini tidak pernah mendapatkan bantuan dari pemerintah dalam bentuk apapun. Meksipun sebagai penduduk resmi dan memiliki KTP serta kartu kepala keluarga, kakek ini terpaksa harus bertahan di gubuk bambunya dengan mengharap belas kasihan orang.(end)



Berita Terkait


Miskin Kakek Sebatang Kara Tinggal di Gubuk Kuburan


Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber