Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Peristiwa 

Cuaca Buruk, Nelayan Pulau Gili Ketapang Tidak Berani Melaut
Jum'at, 13-09-2019 | 00:15 wib
Oleh : Farid Fahlevi
Probolinggo pojokpitu.com, Cuaca buruk yang melanda laut utara Jawa Timur dan Selat Madura, membuat nelayan di Pulau Gili Ketapang Kabupaten Probolinggo Jawa Timur tidak berani melaut terlalu jauh, mereka lebih memilih mencari ikan di sekitar Pulau Gili. Himbauan dari ke syahbandaran otoritas pelabuhan tanjung tembaga untuk menunda keberangkatan kapal dibawah 125 gt, hal tersebut mengantisipasi terjadinya laka laut.

Kondisi perairan di selat madura, tepatnya disekitar Pulau Gili Ketapang, Kabupaten Probolinggo, masih aman untuk dilewati kapal-kapal kecil. Hanya saja, kondisi angin kencang membuat nahkoda harus waspada dan berhati-hati.

Kecepatan angin mencapai 20 knot, membuat air laut bergelombang dan menerjang kapal-kapal nelayan maupun kapal angkutan tradisional probolinggo-pulau gili ketapang.
Dengan kondisi cuaca buruk ini, banyak nelayan yang mencari ikan disekitar laut utara probolinggo sejauh 5 mill laut.

Sementara itu, untuk nelayan asal Pulau Gili Ketapang, lebih memilih tidak melaut. Mereka rata-rata mencari ikan sampai ke perairan Madura.

Kapal jenis jonggrang hingga kapal layar motor antar pulau terlihat bersandar di dermaga. Mereka sepekan ini hanya melakukan aktifitas memperbaiki kapal.

Junaidi salah satu nelayan asal Pulau Gili Ketapang misalnya, dia hanya bisa pasrah terjadi gelombang besar di perairan nusantara. Dirinyaa dan awak kapal lain mengisi waktu dengan memperbaiki kapal.

Dari data kantor ke syahbandaran otoritas pelabuhan tanjung tembaga, untuk gelombang air laut perairan utara probolinggo mencapai 0,8 meter. Diluar selat madura mencapai 2 meter, sehingga membahayakan jika menghempas terkena badan kapal.

Sementara itu menurut Subuh Fakhurohman, Kepala Ksop Kelas 4 Probolinggo, antisipasi kecelakaan laut. "Kita menghimbau penundaan keberangkatan kapal dibawah 125 gt yang hendak berlayar, dan bersandar di dermaga terlebih dahulu sampai cuaca buruk kembali normal," kata Subuh Fakhurohman.
 
Himbauan untuk tidak melakukan pelayaran dan mencari ikan, sampai cuaca betul-betul normal kembali. (yos)

Berita Terkait


Cuaca Buruk, Nelayan Pulau Gili Ketapang Tidak Berani Melaut

Cuaca Buruk, Tangkapan Ikan Merosot

Cuaca Ekstrim, Produksi Strawbery Turun Terserang Penyakit Cacar Daun

Cuaca Buruk, Pelabuhan Jangkar Tutup Sementara Pelayaran Tujuan Pulau Madura


BMKG Juanda Keluarkan Peringatan Dini, Terkait Cuaca Ekstrem

Akibat Cuaca Ekstrem Pohon Tumbang Diberbagai Titik

Awal Musim Hujan Akan Tiba, BMKG Waspadai Cuaca Ekstrem

Cuaca Ekstrem Mengakibatkan Tanaman di Lereng Semeru Mati

Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber