Berita Terbaru :
Ford Sematkan Fitur Ini di Mobil Polisi untuk Membunuh Virus Corona
Microsoft Mulai Gantikan Tugas Jurnalis dengan Robot
Dua Balita Warga Ngagel Reaktif Positif Covid 19
5 Jam Pencarian, Pemuda Penjaring Ikan Tenggelam Ditemukan Meninggal Dunia
   

Maling Anak Dimassa Warga
Peristiwa  Jum'at, 13-09-2019 | 17:37 wib
Reporter : Khaerul Anwar
Malang pojokpitu.com, Seorang remaja berusia 15 tahun warga Kelurahan Dampit, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang harus 2 kali berhadapan dengan hukum setelah melakukan pencurian di wilayahnya sendiri. Namun, dalam pencurian ayam aduan di rumah paman sendiri dan dijual di Pasar Dampit, korban ketahuan dan dihakimi massa.

DS (15) warga Kelurahan Dampit, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang kembali berurusan dengan UPPA Satreskrim Polres Malang dalam kasus pencurian. Sebelumnya, pelaku sempat mencuri sepeda angin dan berakhir di lapas anak selama 5 bulan penjara. Kini aksi pencurian ini terulang lagi. Apesnya, aksinya ketahuan pemilik rumah, sehingga pelaku langsung dimassa warga yang kesal dengan ulahnya.

Pelaku remaja ini sudah tidak diurus kedua orangtuanya dan sekarang tinggal bersama budhenya. Sayangnya, ia tidak jera dengan perbuatan sebelumnya. Dia selalu mencari kesempatan mendapatkan uang untuk bisa membeli rokok.

Jebolan kelas 5 sekolah dasar ini, memiliki bapak kandung yang juga sudah tewas akibat aksi pencurian yang dilakukan dan dihakimi massa pada kisaran tahun 2004 silam. Kini aksi ayahnya rupanya menurun kepada anaknya.

Saat dihakimi massa, pelaku berniat meminta makan kepada pamannya dengan mengetuk pintu depan namun tidak dibuka, hingga kemudian masuk melalui jendela dan muncul pamannya dengan sebatang kayu.

Lantas teriakan pamannya mengundang masyarakat dan lantaran kesal ayam aduan paman sendiri diembat olehnya, membuat dirinya dihakimi massa sebelum akhirnya diserahkan kepada polsek dampit.

Lantaran masih dibawah umur, maka pelaku diserahkan ke UPPA Satreskrim Polres Malang dan kembali dijerat dengan pasal 362 KUHP tentang pencurian biasa, yang ancamannya 5 tahun penjara.

Menurut Ipda Yulistiana Sri Iriana, Kanit Uppa Satreskrim Polres Malang, bahwa remaja DS memang melakukan pencurian di rumah pamannya sendiri, mencuri seekor ayam aduan yang dijual di pasar dengan harga Rp 200 ribu.

"Paman tersebut mengetahui dari seorang teman. Saat melihat sang keponakan hendak masuk melalui jendela, warga yang melihat langsung beringas dan menghakimi pelaku, sebelum akhirnya dibawa ke polsek dan dilimpahkan ke UPPA Satreskrim Polres Malang," kata Ipda Yulistiana Sri Iriana.(end)




Berita Terkait

Maling Anak Dimassa Warga

Maling di Bawah Umur Kepergok Penjaga Minimarket

Beraksi di 7 TKP, Pelaku Pencuri Kotak Amal Akhirnya Diringkus

Anak SD Ini Sudah Spesialis Bobol Toko 10 TKP
Berita Terpopuler
5 Jam Pencarian, Pemuda Penjaring Ikan Tenggelam Ditemukan Meninggal Dunia
Peristiwa  5 jam

Dua Balita Warga Ngagel Reaktif Positif Covid 19
Metropolis  2 jam

Microsoft Mulai Gantikan Tugas Jurnalis dengan Robot
Teknologi  2 jam



Cuplikan Berita
Gelombang Tinggi Terjang Pantai Selatan Lumajang
Pojok Pitu

Puluhan Rumah Warga Pantai Sine Terendam Banjir Rob
Pojok Pitu

Banjir Terjang 5 Kecamatan di Tengah Pandemi Covid-19
Jatim Awan

Dua Truk Pasir Terseret Lahar Dingin Semeru
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber