Berita Terbaru :
Dua Pasien PDP Covid 19 di Kabupaten Sidoarjo Meninggal Dunia
Sembuh dari Virus Corona, Andrea Dian: Puji Tuhan
Masya Allah, Karangan Bunga Daeng Beta Seratusan. Iki Tanda Khofifah Wong Gedhe
Lawan Covid-19, Komunitas Exodus Bagikan APD ke Puskesmas dan Ojol
Lawan Covid 19, Warga Perumahan di Mojokerto Bersama Berjemur Badan
Dampak Corona, Travel Umroh Dan Haji Alami Penurunan Omzet 75 Persen
Menyantap Gurihnya Lontong Pedal Khas Bojonegoro
Antisipasi Penyebaran Virus Covid 19, Muspika dan Pemdes Bagi Masker
Dirumahkan, Karyawan Homestay Produksi Masker
Selangkah Lagi Pasangan OK Kantongi Rekom Partai Golkar
Akibat Masker Mulai Langka, Warga Binaan Rutan Trenggalek Produksi Masker Sendiri
Bantuan 100 APD Hazmat Suit Berupa Baju Pelindung Untuk Tenaga Medis Bojonegoro
Pelaku Pembunuhan di Kebun Ternyata Suaminya Sendiri
Cerita Pengusaha Konveksi di Tengah Wabah Covid-19
Dampak Covid-19, Okupansi Hotel dan Restoran di Tulungagung Tinggal 8 Persen
   

Kreatif, Sulap Kulit Kelinci Menjadi Sandal dan Tas Cantik
Rehat  Sabtu, 14-09-2019 | 03:13 wib
Reporter : M.Ramzi
Jika selama ini kulit kelinci hanya terbuang begitu saja, namun di tangan warga Magetan, kulit kelinci bisa dijadikan sandal dan tas cantik. Peminatnya tidak hanya dari Magetan, namun juga dari luar daerah. Foto Ramzi
Magetan pojokpitu.com, Jika selama ini Kabupaten Magetan dikenal dengan sentra kerajian kulit sapi atau lembu, kali ada koleksi baru. Yaitu, kerajinan dari kulit kelinci.

Putro Yudianto salah satu yang menggeluti kerajinan kulit berbahan kulit kelinci. Putro Yudianto juga seorang peternak kelinci warga kelurahan Kepolorejo. Jika selama ini kelinci hanya diambil dagingnya, dan kulitnya hanya menjadi limbah, maka muncul ide untuk membuat kerajinan kulit berbahan kulit kelinci.

Kulit kelinci tadi diolah menjadi kerajinan cantik. Mulai dari tas wanita, sandal, dompet, tempat ponsel, hingga pernak-pernik lainnya. Kulit kelinci dipandang lebih awet, anti jamur, dan lembut saat dipakai.

Pembuatannya membutuhkan keterampilan tinggi. Kulit kelinci yang terbatas karena kecil, menyulitkan dalam pembuatan. Begitu juga pola bulu kelinci, yang tidak sama.

Selain dipasarkan secara online, pembeli juga langsung datang ke sentra kerajinan kulit kelinci. "Saya suka kerajinan dari kulit kelinci, karena lebih halus dibandingkan kulit pada umumnya. Harganya juga terjangkau." ujar Anik Shaqila salah satu pembeli. (pul)




Berita Terkait

Libur Nataru, Permintaan Daging Kelinci Meningkat Tajam

Ratusan Peternak Ikuti Kontes Kelinci

Kreatif, Sulap Kulit Kelinci Menjadi Sandal dan Tas Cantik

Ratusan Peserta Ikut Kerapan Kelinci
Berita Terpopuler
Lawan Covid-19, Komunitas Exodus Bagikan APD ke Puskesmas dan Ojol
Metropolis  7 jam

Masya Allah, Karangan Bunga Daeng Beta Seratusan. Iki Tanda Khofifah Wong Gedhe
Opini  5 jam

Keterlaluan, Bisnis Ganja di Tengah Wabah Corona
Hukum  17 jam

Isi Libur Sekolah, Siswi SMKN 1 Sidoarjo Membuat APD dan Masker
Pendidikan  14 jam



Cuplikan Berita
Jalan Darmo dan Tunjungan Surabaya Ditutup 2 Minggu
Pojok Pitu

Berburu Manisnya Buah Srikaya Puthuk Tuban
Pojok Pitu

Relawan Serahkan APD di RSUD Kanjuruhan Kepanjen
Jatim Awan

Kabupaten Nganjuk Menjadi Salah Satu Daerah Zona Merah di Jatim
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber