Berita Terbaru :
Polisi Grebeg Pengedar Pil Setan Saat Edarkan Kepada Pemuda Desa
Menkes RI Memuji Perjuangan Surabaya Melawan Covid-19
Istri Jadi TKW, Pria Bejat Ini Setubuhi Anak Gadis Tetangga
Risma : Tercatat, 127 Anak - Anak Rentan Terpapar Covid-19
Ponpes Siapkan Protokol Kesehatan Sambut Santri Masuk Pondok
50 Ribu Rapid Tes Gratis Tersedia di ASDP Ketapang
Bakal Digelar 9 Desember 2020, Pilkada di Sidoarjo Terapkan Protokol Kesehatan
New Normal Diharapkan Mampu Kembalikan Omzet PKL
Rapid Test Massal, 68 Warga Reaktif Covid 19
Persiapan New Normal, Masyarakat Dilatih Mandiri dan Tidak Bergantung Pada Pemerintah
Rapid Test Massal Tidak Terapkan Phsycal Distancing
Kegiatan Belajar Mengajar Ponpes Annur Terhenti Sejak Pandemi Covid 19
Dindik Tunggu Restu Tim Gugus Tugas Untuk Memulai KBM
Serentak, PPDB di Madiun Bakal Dilaksanakan Pada 23 Juni Mendatang
Sosialisasi PPDB SMA-SMK Online
   

Ribuan Bungkus Jamu Tradisional Sitaan Jamaah Haji Dimusnahkan
Info Haji  Minggu, 15-09-2019 | 18:19 wib
Reporter : Ainul Khilmiah
Surabaya pojokpitu.com, Ribuan bungkus jamu tradisional yang disita dari jamaah haji Embarkasi Surabaya, pada Minggu siang, dimusnahkan. Pemusnahan yang dilakukan di hari terakhir pemulangan jamaah haji ini, sekaligus untuk memberikan efek jera, agar tahun depan, jamaah haji tidak lagi membawa barang bawaan yang dilarang.

Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Surabaya Minggu siang tadi memusnahkan ribuan bungkus jamu tradisional berbagai merek. Pemusnahan dilakukan dengan membakar langsung tiga karung jamu tradisional yang disita dari jamaah haji selama proses pemberangkatan berlangsung.

Jamal, Sekretaris PPIH Debarkasi Surabaya menyatakan, pemusnahan tersebut dilakukan untuk memberikan efek jera bagi para jamaah haji, agar tahun depan, jamaah haji lebih tertib dan tidak membawa barang-barang yang memang tidak diperbolehkan.

"Barang sitaan yang dimusnahkan PPIH Debarkasi, yakni jamu tradisional. Sementara untuk rokok yang disita, akan dilelang dan hasilnya akan disumbangkan ke lembaga sosial yang membutuhkan. Begitupun ratusan handy talky yang disita, akan dikembalikan ke KBIH masing-masing disertai peringatan agar tidak mengulangi hal yang sama," tutur Jamal. 

Pemusnahan ini dilakukan bersamaan dengan pemulangan kloter 85, yang menjadi penutup dalam proses pemulangan jamaah haji Debarkasi Surabaya. Sejumlah 383 jamaah haji asal Sidoarjo dan Pamekasan tersebut tiba di Asrama Haji Debarkasi Surabaya pada pukul 9 Minggu pagi tadi.

Sementara itu, hingga saat ini 8 orang jamaah haji, masih dirawat di Arab Saudi karena kondisinya masih sakit. Ke delapan jamaah yang berasal dari Madiun, Blitar, Jember, Bondowoso, Mojokerto, Sidoarjo, dan Lamongan ini akan dipulangkan setelah kondisinya kembali pulih.(end)




Berita Terkait

Kejaksaan Negeri Sumenep Musnahkan Barang Bukti Dari Berbagai Kasus

Januari, BPBD Musnahkan 63 Sarang Tawon Beracun

Sengat Orang, Sarang Tawon di Area Kantor Pajak Pratama Dimusnahkan Pemadam Kebakaran

Berkadar Alkohol, Puluhan Miras Dimusnahkan Satpol PP
Berita Terpopuler
Membusuk Bunuh Diri, Diduga Akibat Depresi Gejala Covid-19
Peristiwa  9 jam

Pengusaha Kulit Ditemukan Tewas Membusuk di Lingkungan Industri Kecil
Peristiwa  6 jam

Kasus Positif Covid Tembus 62, 4 Sembuh
Covid-19  6 jam

1.931 Jamaah Haji Bojonegoro Gagal Berangkat ke Tanah Suci
Info Haji  4 jam



Cuplikan Berita
Dua Balita Warga Ngagel Reaktif Positif Covid 19
Pojok Pitu

Satu Keluarga Tersapu Ombak, Satu Orang Tewas, Satu Lagi Hilang
Pojok Pitu

Ini Syarat Kuota Khusus Untuk Putra-Putri Tenaga Kesehatan Covid 19
Jatim Awan

Klaster Gowa Menambah Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Bondowoso
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber