Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Rehat 

Pusaka tombak Kyai Upas berasal dari Kerajaan Mataram. Tombak ini merupakan pusaka, sekaligus simbol berdirinya Kabupaten Tulungagung, yang menjadi pusaka andalan bupati terdahulu hingga sekarang. Foto Agus Bondan
Ritual Jamasan Tombak Kyai Upas Tulungagung
Senin, 16-09-2019 | 10:23 wib
Oleh : Agus Bondan
Tulungagung pojokpitu.com, Bulan suro dalam penanggalan jawa , oleh sebagian masyarakat jawa di percaya sebagai bulan yang baik untuk melakukan ritual pensucian diri maupun benda-benda pusaka.

Tidak terkecuali pusaka tombak Kyai Upas, simbol awal berdirinya Kabupaten Tulungagung juga disucikan atau dijamasi. Mengawali ritual penjamasan tombak pusaka di Kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Tulungagung, iring-iringan dayang menyerahkan air nowo tirto  kepada pemangku amanah Kyai Upas, untuk melaksanakan ritual jamasan. Air nowo tirto diambil dari berbagai sumber. Tiga dari sembilan mata air yang diambil melambangkan wujud dari seekor naga.  Yakni dari sumber panguripan, berarti kepala, sumber puser, berarti tubuh, dan sumber buntut, berarti ekor.

Usai seserahan dengan dipimpin oleh seorang penjamas pusaka, membuka sarung pada ujung mata tombak. Kemudian dijamasi menggunakan air kembang setaman dan jeruk nipis. Seusai penjamasan, dengan menutup sarung berwarna putih dan di ikat dengan rangakaian bunga melati. Tombak kyai upas di usung kembali ketempat semula untuk disemayamkan .

Menurut Maryoto Birowo Bupati Tulungagung, tombak Kyai Upas , merupakan pusaka peninggalan leluhur Kabupaten Tulungagung. Jamasan dilakukan secara rutin untuk pensucian pusaka bupati Tulungagung yang harus dibersihkan jiwa raganya. Sehingga bupati, atau pemimpin lainnya, dapat melaksanakan pemerintahan dengan baik. "Selain itu juga sebagai tolak balak yang dapat memberikan kesejahteraan warga Tulungagung," kata Maryoto Birowo.

Usai pusaka tombak kyai upas dijamasi , dan disemayamkan kembali, air sisa untuk penjamasan menjadi rebutan warga. Bahkan air jamasan yang di dapat konon jika di pakai untuk basuh muka dapat memberikan kasiat awet muda, sebegai obat berbagai macam penyakit, serta dipermudah dalam mencari rejeki. (pul)




Berita Terkait


Ritual Jamasan Tombak Kyai Upas Tulungagung


Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber