Berita Terbaru :
Interplasi Dilakukan Lantaran Rekrutmen Pimpinan Bank Jatim Tak Kunjung Selesai
Dua Warga Blitar Tewas Usai Pesta Miras
Dilaporkan Pencemaran Nama Baik di Polrestabes Surabaya, Uci Flowdea Datangi Polda Jatim
Angka Positif Covid 19 Jatim Tembus 14 Ribu Orang
Evakuasi Jasad Pendaki Lawu, Lewat Jawa Tengah
Warga Suku Tengger Gelar Perayaan Hari Raya Yadnya Kasada
Ngopi Sambil Keliling Kota Dengan Bus Coffe
Satu Desa di Ponorogo Di-Lockdown, Puluhan Warga Diisolasi
Awali Musim Panen Padi, Tradisi Metil Digelar Warga Munggut Madiun
KPU Ponorogo Dapat Gelontoran Dana Rp 5,9 Milyar Untuk APD Covid 19
Pandemi Covid-19, Penghoby Aquascape Meningkat
Spesialis Pencuri HP dan Penadah Diringkus Polisi Magetan
Polisi Tangkap Pencuri Spesialis Kotak Amal Masjid Antar Kota
Wastafel Mobile Polres Bangkalan Siap Layani Masyarakat
Para Bakal Calon Berebut Suara Warga NU di Pilkada Sumenep
   

Kacang Kapri Banyuwangi Melenggang ke Taiwan
Icip - Icip  Selasa, 17-09-2019 | 18:36 wib
Reporter : Nova Sari
Surabaya pojokpitu.com, Komoditas ekspor baru dari Surabaya kembali melenggang ke pasar luar negeri. Kementan melalui Karantina Pertanian Surabaya memfasilitasi eksportasi kacang kapri milik PT. Lumbung Pangan Internasional sebanyak 10,7 ton dengan nilai 362 juta ke negara Taiwan (16/9).

"Pada tahun ini PT. Lumbung pangan Internasional telah 2 kali mengirimkan kacang kapri asal Banyuwangi ke Taiwan, pertama 9,7 ton  pada 29 Agustus 2019 dan yang kedua ekspor kali ini," jelas Kepala karantina Pertanian Surabaya, Musyaffak.

"Menurut data dari Karantina Pertanian Surabaya, tahun-tahun sebelumnya yaitu 2017 dan 2018 belum pernah dilakukan eksportasi kacang Kapri, sehingga ekspor kali ini bisa dibilang ekspor komoditas baru," tambahnya.

Hal ini sangat sesuai dengan strategi Kementerian Pertanian untuk meningkatkan ekspor melalui penambahan jenis komoditas baru dan negara tujuan baru ekspor.

"Karantina Pertanian Surabaya mendukung mempercepat ekspor komoditas ini dengan memastikan kacang kapri tersebut bebas dari serangga Frankliniella Occidentalis (western Flower Thrips) yang dipersyaratkan Taiwan melalui pemeriksaan fisik," jelas Yogi Karismawan, petugas karantina yang melakukan pemeriksaan.

"Apabila semua dokumen terpenuhi dan Kapri dinyatakan sehat, Phytosanitary Certifikat dapat diterbitkan," tambah Yogi.

Kacang Kapri (Pisum sativum) merupakan salah satu jenis sayuran yang cukup populer bukan hanya di Indonesia namun juga di manca negara. Selain rasanya enak, kacang kapri juga bermanfaat untuk kesehatan misalnya mencegah flu, bermanfaat untuk pencernaan, mencegah osteophorosis, kanker, anemia, dan sebagainya. (yos)

Berita Terkait

Macadamia, Jenis Kacang Mahal Dari Gunung Ijen

Kacang Kapri Banyuwangi Melenggang ke Taiwan

Harga Anjlok, Petani Kacang Tanah Ponorogo Resah

Harga Kacang Hijau Anjlok Saat Panen Raya, Petani Terancam Merugi
Berita Terpopuler
Musim Panen Harga Bawang Merah Anjlok Drastis
Ekonomi Dan Bisnis  12 jam

Satu Desa di Ponorogo Di-Lockdown, Puluhan Warga Diisolasi
Peristiwa  4 jam

Spesialis Pencuri HP dan Penadah Diringkus Polisi Magetan
Peristiwa  8 jam

Para Bakal Calon Berebut Suara Warga NU di Pilkada Sumenep
Pilkada  11 jam



Cuplikan Berita
Puluhan Peserta UTBK Rapid Test di Lokasi Ujian
Pojok Pitu

Gempar, Bayi Perempuan Dibuang di Teras Rumah Warga
Pojok Pitu

Diduga Bawa BBM, Sebuah Mobil Terbakar di Dekat SPBU Keting
Jatim Awan

Diserang Tikus, Petani Ponorogo Resah
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber