Berita Terbaru :
Antisipasi Gelombang Tsunami, Pemerintah Lumajang Pasang Lima Alat Pendeteksi Dini
Kantor KPID Jawa Timur Ditutup Pasca Salah Satu Komisioner Meninggal Karena Covid 19
Klarifikasi Kapolres Blitar Terkait Resignya Kasat Sabhara
Mantan Perangkat Desa Menggelar Aksi Di Depan DPRD
Polisi Perairan Fasilitasi Pembelajaran Daring Masyarakat Pesisir
Pengadaan Mobil Alphard Buat Bupati di Era Pandemi
Dilakukan Pencarian Selama 2 Hari, Korban Laka Air Remaja 14 Tahun Diketemukan
Pj Bupati Sidoarjo Akan Tancap Gas Dan Akan Menambah Jumlah Ruang Isolasi
Terpeleset Seorang Ibu Tewas Dilindas Truk Boks
1 ASN Meninggal Dunia Terpapar Covid-19
Mantan Kepala Dinas PUPR Kabupaten Mojokerto Zaenal Abidin Divonis 4 Tahun Penjara
Diduga Salahgunakan Kewenangan Untuk Kepentingan Paslon Nomer 1, KIPP Laporkan Risma Ke Bawaslu
Ratusan Pelanggar Protokol Kesehatan Disidangkan dan Dikenakan Denda Hanya Rp 50 Ribu
Masuk Rumah, Ular Sanca 4 Meter Berhasil Ditangkap Warga
Tiga Bayi Lahir di Bangkalan Saat Peringatan Hari Kesaktian Pancasila
   

Kasihan, Peserta Pawai Budaya Pingsan di Tengah Jalan
Mataraman  Sabtu, 21-09-2019 | 13:24 wib
Reporter : Saiful Mualimin
Akibat terik matahari yang menyengat, membuat seorang peserta pingsan di tengah jalan. Foto Saiful Mualimin
Jombang pojokpitu.com, Untuk menarik wisatawan dan mengembangkan potensi daerah, Pemerintah Kabupaten Jombang menggelar pawai budaya. Seluruh peserta menampilkan kreasi kostum potensi budaya dan tradisi lokal kota santri.

Namun salah satu peserta pawai budaya langsung ambruk di Jalan KH Wahid Hasyim. Peserta tak kuat mengikuti rute pawai budaya di sepanjang jalan protokol. Sejumlah panitia tampak dibuat panik dan langsung mengevakuasi dengan menjebol pagar. Kemudian dibawa ke Unit Gawat Darurat RSUD Jombang.

Arak-arakan busana yang menampilkan kreasi potensi budaya lokal ini berjalan dari Alun-alun Jombang menuju finish di Bundaran Ringincontong. Berbagai tema seperti sendang made, topeng Jatiduwur, tradisi unduh unduh disaksikan ribuan warga.

Indrawati, salah satu tim peserta mengaku, menyiapkan kostum dan tampilan berjudul Adiluhung Sendang Made ini hampir 2 bulan. "Saya ingin menampilkan sejarah sendang made yang menjadi salah satu wisata lokal berupa kum kum sinden di Desa Made Kecamatan Kudu Jombang," kata Indrawati.

Seluruh tampilan potensi ini diharapkan bisa menjadi kekayaan budaya lokal yang terus dilestarikan. Pawai ini menampilkan hampir 40 potensi budaya lokal yang ada di Jombang. Diharapkan, potensi ini bisa menjadi daya tarik di acara Bulan Berkunjung Jombang, yang berlangsung selama sebulan ini. (pul)

Berita Terkait

Pawai Susur Sungai Rayakan Malam Idul Fitri Ditengah Pandemi

Pawai Perahu Hias, Peringati Hari Juang TNI AD

Pawai Seni dan Budaya, Kabupaten Situbondo Lestarikan Potensi Daerah

Kasihan, Peserta Pawai Budaya Pingsan di Tengah Jalan
Berita Terpopuler
Diduga Salahgunakan Kewenangan Untuk Kepentingan Paslon Nomer 1, KIPP Laporkan R...selanjutnya
Pilkada  4 jam

Laka Adu Jangkrik, Satu Tewas Empat Luka-Luka
Peristiwa  10 jam

Pengadaan Mobil Alphard Buat Bupati di Era Pandemi
Peristiwa  3 jam

Lucinta Luna Dijatuhi Vonis 1,5 Tahun Penjara
Infotainment  12 jam



Cuplikan Berita
Ratusan Massa Hadang Penjemputan Pasien Covid 19
Pojok Pitu

Belasan Kartu Keluarga Dijadikan Bungkus Tempe
Pojok Pitu

Langgar Protokol Kesehatan Pertunjukan Seni Musik Tradisional Dibubarkan Satgas ...selanjutnya
Jatim Awan

Angka Gugat Cerai di Sidoarjo Didominasi oleh Pihak Istri
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber