Berita Terbaru :
Pemprov Bantah Bantuan Mobil PCR Dari BNPB Khusus Kota Surabaya
Penyakit GERD Sering Muncul Setelah Lebaran, Apa Penyebabnya?
Penjual Ketupat Matang Tetap Bertahan di Tengah Pandemi Covid-19
Golkar Ingatkan Walikota Surabaya Jangan Cari Sensasi di Tengah Pandemi Covid-19
Kapolres Cek Gudang Beras Bulog Madusari
Pandemi Covid 19, Polisi Binmas Bagi Buku Gratis Ke Siswa Pedesaan
Suket Tak Lengkap, Pengguna Jasa Penyebrangan Balik Kanan
Arema Usulkan Liga 1 Berlanjut di Era New Normal
Keberadaan Kandang Dinilai Ganggu Wisata Monumen Kresek
LPT Unair Tutup, RS Rujukan Bingung Periksa Sampel Swab Pasien
19 Kampung Tangguh Covid-19 Diresmikan Bertahap di Tulungagung
   

Begini Isi Siaran Pers PSHT Terkait Insiden Warung Kopi di Tuban
Citizen Journalism  Senin, 23-09-2019 | 10:13 wib
Reporter : Pulung Aji
Foto Istimewa
Tuban pojokpitu.com, Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Tuban-Pusat Madiun melalui Humas Cipnal Muchlip M menyatakan, peristiwa penyerangan di sebuah warung kopi di Dusun Koro Desa Pongpongan Kecamatan Merakurak Kabupaten Tuban, Jumat (20/9) lalu telah diselesaikan secara baik.

Antara dua belah pihak pelaku oknum PSHT dan para korban pemilik warung dan kendaraan motor yang dirusak, telah dipertemukan di Mapolsek Merakurak, Sabtu (21/9). Kedua belah pihak korban dan  pelaku sudah menyepakati sejumlah hal dengan
tanda tangan bermaterai. Bahkan juga telah dilakukan perbaikan warung dan sepeda motor dilakukan oleh warga PSHT dengan dasar sukarela baik tenaga, material bangunan dan lainnya dengan difasilitasi pengurus sejak Minggu (22/9) hingga selesai. "Pasca kejadian itu, kami pengurus menyampaikan permohonan maaf atas sikap oknum yang merugikan," kata Cipnal Muchlip M.

Seperti diberitakan sebelumnya, terjadi penyerangan sebuah warung dan 4 sepeda motor, di Dusun Koro Desa Pongpongan Kecamatan Merakurak Kabupaten Tuban. Pelaku penyerangan oknum konvoi beratribut PSHT. Atas kejadian itu, pengurus PSHT langsung melakukan investigasi lapangan, dengan mencari siapa saja atau pihak siapa yang terlibat dalam konvoi tersebut. Selanjutnya akan dilakukan tindakan organisasi. "Ada pemicu awal kejadian pelemparan batu ke arah warung, kami tidak bisa mempublikasikan demi menjaga Kamtibmas," tambah Cipnal Muchlip M.

Pengurus berharap atas kejadian itu masyarakat tidak melihat bahwa warga PSHT hanya bisa meresahkan. Namun harus diketahui pokok permasalahannya sehingga muncul keributan, "Justru dengan adanya warga PSHT, bisa menambah ketentraman dan kedamaian. Kami
Juga berharap warga PSHT bisa bekerjasama dengan eleman masyarakat agar bisa menciptakan situasi aman dan kondusif di Tuban Bumi Wali," tambah Cipnal Muchlip M. (pul)

Berita Terkait

PSHT Akan Tindak Anggota Yang Terlibat Geng Motor di Surabaya

Ratusan Massa PSHT Datangi Kejari Banyuwangi

Begini Isi Siaran Pers PSHT Terkait Insiden Warung Kopi di Tuban

Terima Warga Baru, PSHT Sepakat Tolak Hoax dan Ujaran Kebencian
Berita Terpopuler
Golkar Ingatkan Walikota Surabaya Jangan Cari Sensasi di Tengah Pandemi Covid-19...selanjutnya
Metropolis  3 jam

19 Kampung Tangguh Covid-19 Diresmikan Bertahap di Tulungagung
Peristiwa  12 jam

Keberadaan Kandang Dinilai Ganggu Wisata Monumen Kresek
Peristiwa  10 jam

LPT Unair Tutup, RS Rujukan Bingung Periksa Sampel Swab Pasien
Kesehatan  11 jam



Cuplikan Berita
Gelombang Tinggi Terjang Pantai Selatan Lumajang
Pojok Pitu

Puluhan Rumah Warga Pantai Sine Terendam Banjir Rob
Pojok Pitu

Banjir Terjang 5 Kecamatan di Tengah Pandemi Covid-19
Jatim Awan

Dua Truk Pasir Terseret Lahar Dingin Semeru
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber