Berita Terbaru :
3 Bus Pekerja Pabrik Salem Situbondo Terjaring Operasi Patuh
Dikbud Larang Guru-Guru Bepergian Ke Luar Kota
Pasien Covid-19 Klaster Pabrik Salem Meningkat, Gugus Tugas Persiapkan Ruang Isolasi Tambahan
Bayar Palawija Ratusan Juta Dengan Cek Kosong, Pasutri Siri Ini Mendekam di Sel Tahanan
Susah Jaringan Internet, Polsek Galis Fasilitasi Siswa Belajar Daring
Residivis Narkoba Ditangkap di Tengah Sawah
Gelar Pelatihan TOT, Pos Gabungan Siapkan Relawan Pencegahan Covid-19
Penghuni Sel Polres Lamongan Lakukan Rapid Tes
Perempuan Pegawai Bank Terkonfirmasi Positif Covid-19
39.182 Pengangguran Baru di Bojonegoro Selama Pandemi Covid-19
Diduga Terinveksi Covid-19, Pria Paruh Baya Mati Mendadak Didalam Angkot
Ketua DPRD Ngawi Minta KPU-Bawaslu Fokus Peningkatan Partisipasi Pemilih
Pelaku Curanmor 14 TKP Ditangkap Polisi, Motor Curian Dijual ke Penadah di Madura
Bupati Lantik 37 Pejabat Jelang Pilkada
Dua Danau di Lumajang Menyusut
   

Awak Media Malang Raya Tolak Penangkapan Terhadap 2 Jurnalis
Malang Raya  Sabtu, 28-09-2019 | 12:00 wib
Reporter : Rohim Alfarizi, Ade Prasetyo
Malang pojokpitu.com, Dinilai tidak adil atas ditetapkannya 2 jurnalis sebagai tersangka, wartawan dari berbagai media se Malang Raya, gelar aksi didepan kantor DPRD Kota Malang. Mereka menolak semua kekerasan aparat kepolisian terhadap wartawan, serta menolak penangkapan terhadap 2 jurnalis.

Ada 4 point yang menjadi tuntutan para jurnalis malang raya, yakni meminta pembebasan terhadap 2 jurnalis yang ditetapkan sebagai tersangka, stop pembungkaman untuk menyampaikan pendapat, menghentikan segala tindakan kekerasan yang dilakukan oleh aparat kepada ke wartawan dan tolak RUU KUHP.

Sebagai bentuk protes dan simbol pembungkaman untuk menyampaikan pendapat, aksi dilakukan dengan tutup mulut dengan menggunakan lakban. Bahkan sebagian ada yang menempelkan poster di tembok gedung DPRD Kota Malang.

Menurut koordinator aksi, Muhammad Zainuddin, ada 4 tuntutan yang harus diperhatikan oleh anggota DPRD Kota Malang, yakni  menolak penangkapan 2 jurnalis.

"Karena penangkapan ini dianggap prematur dan tanpa ada kebenaran atau bukti yang pasti. Serta menolak kriminalisasi aparat terhadap wartawan yang sedang bertugas meliput," jelas Muhammad Zainuddin.

Aksi damai jurnalis malang raya ini, dijaga aparat kepolisian  polres malang kota dan jajaran. Meski tidak digubris oleh anggota DPRD Kota Malang, masa aksi akhirnya meninggalkan lokasi dengan tertib. (yos)

Berita Terkait

Wartawan Madiun Kecam Arogansi Aparat Terhadap Jurnalis

Awak Media Malang Raya Tolak Penangkapan Terhadap 2 Jurnalis

Wartawan Pamekasan Kecam Tindak Kekerasan Kepada Jurnalis

Puluhan Wartawan Gelar Aksi Tolak Revisi RKUHP Ddan Aksi Kekerasan Terhadap Jurnalis
Berita Terpopuler
Mayat Perempuan Ditemukan di Kebun Tebu
Peristiwa  5 jam

Musda,Toufik Kembali Nahkodai Golkar Ponorogo
Pilkada  15 jam

Perusahaan Properti di Indonesia yang Mengutamakan Kepuasan Konsumen
Peristiwa  17 jam

Warga Ngawi Temukan Mortir Aktif di Aliran Sungai Bengawan
Peristiwa  8 jam



Cuplikan Berita
Ratusan Ibu Hamil Swab Massal di Gelora Pancasila
Pojok Pitu

Begini Pengakuan Bupati Menanggapi Pemakzulan DPRD Jember
Pojok Pitu

Jual Beli Tebu Diluar Pabrik Meresahkan PG Lestari
Jatim Awan

Dampak Pandemi, 68 Ribu Warga Bojonegoro dan Tuban Menunggak Iuran BPJS
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber