Berita Terbaru :
4600 Ton Beras Disalurkan Untuk Bantuan Sosial Selama 3 Bulan
Hingga Malam Hari Bukit Bentar Terbakar, Petugas Masih Lakukan Pemadaman Manual
Kebakaran Gudang Margomulyo, Tiga Isi Gudang Ludes Dilalap Api
Bangun Sinergitas, TNI Polri Latihan Menembak Bersama
Agar Mudah Diterima, Edukasi Masker Pakai Tokoh Kartun Batman
Gandeng Wartawan, BPBD Jatim Sosialisasikan Prokes
KPU Sidoarjo Seleksi 127 Calon Relawan Demokrasi
Musim Panen Harga Bawang Merah Anjlok Drastis, Terdampak Merebaknya Covid-19
Pemkab Akan Undang Investor Dirkan Pabrik Rokok di Ngawi
Pemaparan Sosialisasi Perbawaslu Dimusim Pandemi Dihadapan Seluruh Petugas PPK
Sehari 9 Sembuh, Tapi Ada Tambahan 12 Positif Covid-19
Diperpanjang Hingga 2021, Sebanyak 1.085.000 Pekerja Sudah Terima BSU
Kasek dan Guru SMAN 2 Ngawi Terpapar Covid-19
Bupati Novi Kembali Digugat 15 Miliar Atas Dugaan Penyerobotan Tanah Warga
Krisis Air Bersih,Warga Berebut Air Bantuan Pemkab
   

Bencana Tahunan Melanda Jatim, Yakni Kekeringan dan Kebakaran Hutan
Metropolis  Sabtu, 05-10-2019 | 22:09 wib
Reporter : Ayul Andhim
Subhan Wahyudiono, Kepala BPBD Jawa Timur
Surabaya pojokpitu.com, Pemprov Jawa Timur dihadapkan dua bencana yang sedang melanda setuiap kali musim kemarau. Yaitu kekeringan dan kebakaran hutan.

Menurut Subhan Wahyudiono, Kepala BPBD Jawa Timur, beberapa daerah sedang dilanda kekeringan sampai awal bulan November nanti. Karena awal bulan tersebut diperkirakan hujan akan turun. "Sedikitnya ada 622 desa dari 177 kecamatan di 26 kabupaten kota sedang dilanda kekeringan kritis, yang warganya harus di droping air bersih setiap hari," kata Subhan Wahyudiono.

Untuk kekeringan itu, BPBD Jatim sudah droping air bersih 108 juta liter kepada warga yang ada di 622 desa.

Untuk kebakaran hutan dan lahan masih terus terjadi dan dalam proses pemadaman secara manual. Berapa luasan hutan yang terbakar masih belum diketahui, karena petugas BPBD bersama warga terus melakukan pemadaman. Dalam satu pekan kebakaran hutan bisa terjadi 20 sampai 23 kali. "BPBD mengimbau kepada warga untuk tidak sembarangan membuang putung rokok di area yang mudah terbakar," kata Subhan Wahyudiono. (pul)

Berita Terkait

Bencana Kekeringan Belum Bisa Diatasi, Terutama Daerah Kering Kritis

Antisipasi Longsor, Khofifah Ajak Tanam Vetiver Secara Massif

Dalam 2 bulan Terjadi 30 Kali Longsor dan Pohon Tumbang

Penanganan Laka Air, BPBD Siagakan 2 Perahu di Sarangan
Berita Terpopuler
Kasek dan Guru SMAN 2 Ngawi Terpapar Covid-19
Covid-19  11 jam

Krisis Air Bersih,Warga Berebut Air Bantuan Pemkab
Peristiwa  13 jam

Gandeng Wartawan, BPBD Jatim Sosialisasikan Prokes
Metropolis  4 jam

Bupati Novi Kembali Digugat 15 Miliar Atas Dugaan Penyerobotan Tanah Warga
Hukum  12 jam



Cuplikan Berita
Diduga Akibat Puntung Rokok Dibuang Sembarangan, Savana Kawah Wurung Terbakar
Pojok Pitu

Diduga Jaringan Internasional, Polisi Tembak Mati Gembong Narkoba
Pojok Pitu

Jatim Kekurangan Pengawas Sekolah
Jatim Awan

Kekeringan, Warga Andalkan Sumur Tua di Tengah Hutan
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber