Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Metropolis 

Sebanayak 62 Perantau Wamena Tiba di Pelabuhan Tanjung Tanjung Perak
Senin, 07-10-2019 | 11:23 wib
Oleh : Bagus Setiawan
Surabaya pojokpitu.com, Puluhan perantau dari Wamena Papua, terus berdatangan ke Pulau Jawa. Minggu (6/10) malam, meraka tiba di Dermaga Gapura Surya Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.

Perantau terdiri dari wanita, balita dan pria dewasa, sebagian besar mereka masih trauma dan tidak ingin kembali ke Papua, karena harta benda sudah ludes dijarah dan dibakar oleh perusuh.

Mereka mengaku meninggalkan rumah dan harta benda mereka di Wamena Papua, karena sebagian besar rumah rusak dan dibakar oleh perusuh, yang diduga dilakukan oleh Organisasi Papua Merdeka atau OPM .

Legiman, warga Banyuwangi salah satunya, pria yang sehari-hari bekerja sebagai tukang bangunan ini mengaku tidak inigin kembali ke Papua. 

"Saya trauma atas tindakan perusuh yang meludeskan semua harta benda, saya bisa lolos dari kejaran perusuh karena lari dan sembunyi di hutan," ujar Legiman.

Sementara Budi Santosa, Kepala Bidang Karantina Tanjung Perak Surabaya, menyatakan, dari 62 perantau satu orang terdeteksi menderita sakit panas dan flu. "Untuk selanjutnya para pengungsi akan dipulangkan ke daerah masing-masing dengan bus," ucapnya. (yos)

Berita Terkait


Diselamatakan Pendeta, Ratusan Perantau Wamena Tiba di Probolinggo

Perantau Wamena Tiba di Situbondo, Begini Ceritanya

Perantau Asal Wamena Tiba di Mojokerto, Mereka Mengaku Trauma

Terdapat 33 Pengungsi Wamena Mengalami Sakit dan Trauma


Menenangkan Diri Pasca Kerusuhan, Warga Trenggalek Masih Ingin Kembali Ke Wamena

519 Perantau Wamena Akan Tiba Dengan Naik Kapal

Gelombang Perantau Wamena Asal Probolinggo Terus Berdatangan

6 Warga Dari Wamena Ingin Menenangkan Diri dan Menghilangkan Trauma

Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber