Berita Terbaru :
Penyakit GERD Sering Muncul Setelah Lebaran, Apa Penyebabnya?
Penjual Ketupat Matang Tetap Bertahan di Tengah Pandemi Covid-19
Golkar Ingatkan Walikota Surabaya Jangan Cari Sensasi di Tengah Pandemi Covid-19
Kapolres Cek Gudang Beras Bulog Madusari
Pandemi Covid 19, Polisi Binmas Bagi Buku Gratis Ke Siswa Pedesaan
Suket Tak Lengkap, Pengguna Jasa Penyebrangan Balik Kanan
Arema Usulkan Liga 1 Berlanjut di Era New Normal
Keberadaan Kandang Dinilai Ganggu Wisata Monumen Kresek
LPT Unair Tutup, RS Rujukan Bingung Periksa Sampel Swab Pasien
19 Kampung Tangguh Covid-19 Diresmikan Bertahap di Tulungagung
   

Kurang Persiapan, SKB Digagas Pemkot Surabaya Belum Dimulai
Pendidikan  Senin, 07-10-2019 | 17:11 wib
Reporter : Atiqoh Hasan
Surabaya pojokpitu.com, Juli lalu, Dinas Pendidikan Surabaya berencana membuat Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) yang akan aktif pada bulan ini. Sayangnya, hingga saat ini, pelaksanaan SKB belum berlangsung, lantaran persiapannya masih kurang.

Dindik Surabaya berencana membuat SKB yang diperuntukkan bagi siswa rentan putus sekolah, yakni usia produktif antara 16-21 tahun. SKB akan dilakukan di SMP Negeri 60 Surabaya karena memiliki lahan yang cukup luas. Namun hingga waktu yang ditentukan, SKB tak kunjung dimulai.

Kepala Sekolah SMPN 60 Surabaya Gatut Ponco mengakui, pelaksanaan SKB belum dimulai lantaran SDM guru yang akan mengajar belum dilatih. Termasuk sarana prasarana yang akan digunakan dalam kegiatan belum lengkap.

Dari enam kompetensi yang ada, yakni tata boga, tata busana, otomotif, autocad, musik, dan barista, baru ada mesin jahit dan manekin yang sudah tersedia. Selebihnya, belum ada yang disiapkan.

"Kami juga belum tahu berapa lama kegiatan dalam SKB akan dilakukan setiap minggunya. Namun ada kurang lebih 15 guru yang akan dilibatkan dalam proses pembelajaran yang diikuti oleh 52 pendaftar," kata Gatut Ponco, Kasek SMPN 60 Surabaya.

Pihak sekolah meminta agar pelaksanaan SKB tidak sampai mengganggu proses pembelajaran di SMP Negeri 60 Surabaya. Sayangnya ketika dihubungi, Kadindik Surabaya Ikhsan tak menjawab.

SKB sendiri merupakan salah satu program yang digagas Pemkot Surabaya untuk menekan angka pengangguran pada usia produktif di Surabaya. Berbeda dengan kejar paket, SKB juga memberikan keterampilan skill bagi peserta agar siap kerja.(end)

Berita Terkait

Kurang Persiapan, SKB Digagas Pemkot Surabaya Belum Dimulai

Bangun SKB untuk Minimalisir Pengangguran

Enam Tenaga Honorer Peserta CPNS Pemkab Madiun Tak Ikuti Tes SKB
Berita Terpopuler
Golkar Ingatkan Walikota Surabaya Jangan Cari Sensasi di Tengah Pandemi Covid-19...selanjutnya
Metropolis  2 jam

19 Kampung Tangguh Covid-19 Diresmikan Bertahap di Tulungagung
Peristiwa  11 jam

Keberadaan Kandang Dinilai Ganggu Wisata Monumen Kresek
Peristiwa  9 jam

LPT Unair Tutup, RS Rujukan Bingung Periksa Sampel Swab Pasien
Kesehatan  10 jam



Cuplikan Berita
Gelombang Tinggi Terjang Pantai Selatan Lumajang
Pojok Pitu

Puluhan Rumah Warga Pantai Sine Terendam Banjir Rob
Pojok Pitu

Banjir Terjang 5 Kecamatan di Tengah Pandemi Covid-19
Jatim Awan

Dua Truk Pasir Terseret Lahar Dingin Semeru
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber