Berita Terbaru :
Kasus Covid 19 di Jatim Capai 4.409 Orang
PMI Kirim Bantuan Ventilator ke RS Muhammadiyah Lumajang
Manfaatkan Mobile PCR, Ratusan Petugas Medis dan Masyarakat Tulungagung Diuji Swab
Doni Monardo : Mobil PCR Untuk Provinsi Jatim, Namun Khusus Untuk Kota Surabaya
Memang, Test PCR Lebih Akurat Dibandingkan Rapid Test
Pemprov Bantah Bantuan Mobil PCR Dari BNPB Khusus Kota Surabaya
Penyakit GERD Sering Muncul Setelah Lebaran, Apa Penyebabnya?
Penjual Ketupat Matang Tetap Bertahan di Tengah Pandemi Covid-19
Golkar Ingatkan Walikota Surabaya Jangan Cari Sensasi di Tengah Pandemi Covid-19
Kapolres Cek Gudang Beras Bulog Madusari
Pandemi Covid 19, Polisi Binmas Bagi Buku Gratis Ke Siswa Pedesaan
Suket Tak Lengkap, Pengguna Jasa Penyebrangan Balik Kanan
Arema Usulkan Liga 1 Berlanjut di Era New Normal
Keberadaan Kandang Dinilai Ganggu Wisata Monumen Kresek
LPT Unair Tutup, RS Rujukan Bingung Periksa Sampel Swab Pasien
   

Manfaatkan Angin Kencang, Puluhan Warga Beradu Kreasi Layang Layang Hias
Rehat  Selasa, 08-10-2019 | 20:05 wib
Reporter : Aminuddin Ilham
Mojokerto pojokpitu.com, Puluhan masyarakat beradu kreasi dan kecepatan untuk menaikan layang festival layang-layang hias di Lapangan Desa Simongagrok, Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto.

Festival layang-layang ini digelar untuk membudayakan tradisi masyarakat saat musim kemarau, sekaligus untuk menyambung tali silaturohmi antar pecinta layang layang hias.

Para peserta yang datang dari beberapa daerah ini, beradu kreasi dan kecepatan dalam menaikan atau menerbangkan layang-layang hiasanya.
 
Dalam festival ini ada berbagai kreasi layang-layang yang diterbangkan oleh para peserta atau pecinta layang layang. Diantaranya, ada layang-layang naga emas, ubur-ubur dan layang-layang berbentuk sepeda hingga sepeda angin.

Kreasi layang-layang ini mampu menarik perhatian penonton dan menghiasi langit diatas lapangan desa setempat dengan layang layang hias.
 
Rizki Putra, peserta, mengatakan, meski sempat kesulitan untuk menerbangkan layang layang naganya yang berukuran panjang ini, ia mengaku sangat terbantu dengan kondisi angin yang cukup kencang di musim kematau ini, sehingga seluruh layang layang hias bisa diterbangkan.
 
Festival atau lomba layang-layang hias ini menjadi tontonan tersendiri bagi warga Kecamatan Dawarblandong. Meski cuaca panas mereka antusias menyaksikan layang-layang terbang diatas langit.

Festival ini dilakukan untuk mengangkat kembali tradisi dan budaya layang, sekaligus sebagai ajang silaturahmi antara pecinta layang-layang. (yos)

Berita Terkait

Manfaatkan Angin Kencang, Puluhan Warga Beradu Kreasi Layang Layang Hias
Berita Terpopuler
Golkar Ingatkan Walikota Surabaya Jangan Cari Sensasi di Tengah Pandemi Covid-19...selanjutnya
Metropolis  4 jam

19 Kampung Tangguh Covid-19 Diresmikan Bertahap di Tulungagung
Peristiwa  13 jam

Keberadaan Kandang Dinilai Ganggu Wisata Monumen Kresek
Peristiwa  11 jam

LPT Unair Tutup, RS Rujukan Bingung Periksa Sampel Swab Pasien
Kesehatan  12 jam



Cuplikan Berita
Gelombang Tinggi Terjang Pantai Selatan Lumajang
Pojok Pitu

Puluhan Rumah Warga Pantai Sine Terendam Banjir Rob
Pojok Pitu

Banjir Terjang 5 Kecamatan di Tengah Pandemi Covid-19
Jatim Awan

Dua Truk Pasir Terseret Lahar Dingin Semeru
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber