Berita Terbaru :
Kasus Covid Bertambah, Pemkab Aktifkan Kembali Ruang Isolasi Desa
Oknum Anggota DPRD Bojonegoro Dilaporkan Istri Terkait Dugaan KDRT
Gara - Gara Jalan Rusak, Truk Terguling di Jalan Kepatihan
4600 Ton Beras Disalurkan Untuk Bantuan Sosial Selama 3 Bulan
Hingga Malam Hari Bukit Bentar Terbakar, Petugas Masih Lakukan Pemadaman Manual
Kebakaran Gudang Margomulyo, Tiga Isi Gudang Ludes Dilalap Api
Bangun Sinergitas, TNI Polri Latihan Menembak Bersama
Agar Mudah Diterima, Edukasi Masker Pakai Tokoh Kartun Batman
Gandeng Wartawan, BPBD Jatim Sosialisasikan Prokes
KPU Sidoarjo Seleksi 127 Calon Relawan Demokrasi
Musim Panen Harga Bawang Merah Anjlok Drastis, Terdampak Merebaknya Covid-19
Pemkab Akan Undang Investor Dirkan Pabrik Rokok di Ngawi
Pemaparan Sosialisasi Perbawaslu Dimusim Pandemi Dihadapan Seluruh Petugas PPK
Sehari 9 Sembuh, Tapi Ada Tambahan 12 Positif Covid-19
Diperpanjang Hingga 2021, Sebanyak 1.085.000 Pekerja Sudah Terima BSU
   

Kekeringan, Yonarmed 12 Kirim Air Bersih
Mataraman  Rabu, 09-10-2019 | 00:10 wib
Reporter : Herpin Pranoto
Ngawi pojokpitu.com, Batalyon Artileri Medan 12 Divisi Dua Kostrad, mengirimkan tiga truk tangki berisi air bersih untuk warga salah satu desa di Kabupaten Ngawi, yang mengalami kekeringan ekstrim, selama tiga bulan terakhir.

Para prajurit Batalyon Artileri Medan 12 Divisi Dua Kostrad, membagikan air bersih kepada warga Desa Kerek Kota Ngawi, yang telah membawa berbagai jenis wadah air.

Selama tiga bulan terakhir, ratusan warga Desa Kerek mengalami kekeringan ekstrim. Banyak sumur yang mengering, sehingga mereka biasanya membeli air bersih untuk kebutuhan memasak dan minum.

Letkol Arm Ronald F. Siwabessy, Komandan Yon Armed 12, mengatakan, untuk membantu  warga yang mengalami kekeringan, Batalyon Artileri Medan 12 Divisi Dua Kostrad, mengirimkan tiga truk tangki berisi air bersih, yang dibagiakan pada tiga lokasi berbeda.

Warga Desa Kerek, sudah mengalami kekeringan sejak 5 bulan terkahir. Namun yang terparah, terjadi sekitar tiga bulan terkahir.

Berdasarkan data dari Pemkab Ngawi, kekeringan dan krisis air bersih telah terjadi pada 48 desa dari total 217 desa.  Bencana musiman tersebut, berdampak terhadap sekitar 65 ribu kepala keluarga yang terdiri atas 163.838 jiwa. (yos)

Berita Terkait

Bencana Kekeringan Belum Bisa Diatasi, Terutama Daerah Kering Kritis

Penyalahgunaan Lahan Sebabkan Kekeringan Berulang di Jatim

Kemarau Panjang 4 Waduk Kering, Tanaman Jagung Mati

79 Desa di 22 Kecamatan Berpotensi Alami Kekeringan, BPBD Bojonegoro Mulai Droping Air Bersih
Berita Terpopuler
Kasek dan Guru SMAN 2 Ngawi Terpapar Covid-19
Covid-19  12 jam

Krisis Air Bersih,Warga Berebut Air Bantuan Pemkab
Peristiwa  14 jam

Gandeng Wartawan, BPBD Jatim Sosialisasikan Prokes
Metropolis  5 jam

Bupati Novi Kembali Digugat 15 Miliar Atas Dugaan Penyerobotan Tanah Warga
Hukum  13 jam



Cuplikan Berita
Diduga Akibat Puntung Rokok Dibuang Sembarangan, Savana Kawah Wurung Terbakar
Pojok Pitu

Diduga Jaringan Internasional, Polisi Tembak Mati Gembong Narkoba
Pojok Pitu

Jatim Kekurangan Pengawas Sekolah
Jatim Awan

Kekeringan, Warga Andalkan Sumur Tua di Tengah Hutan
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber