Berita Terbaru :
Dengan Protokol Ketat Santri Ponpes Zainal Hasan Genggong Kembali ke Pesantren
Karaoke Nekat Beroperasi Di Tengah Pendemi Covid-19, 7 Orang Diamankan
Belajar di Rumah Hingga Batas Waktu Tak Tertentu
Penjual Perlengkapan dan Oleh-Oleh Haji Terancam Rugi Puluhan Juta
TNI Polri Salurkan Puluhan Ton Beras Terhadap Warga yang Luput Bantuan Pemerintah
Sedikitnya 3 Wisata Kota Batu Akan Dibuka
   

Air Telaga Mengering, Warga Berburu Ikan Air Tawar
Mataraman  Kamis, 10-10-2019 | 05:15 wib
Reporter : Edwin Adji
Pacitan pojokpitu.com, Akibat musim kemarau panjang, sejumlah sumber mata air banyak yang mulai menyusut. Bahkan air Telaga Guyang Warak di Kecamatan Punung Pacitan yang biasa digunakan sebagai irigasi pertanian dan tempat pemancingan pun tak luput dari kekeringan. Air telaga yang mengalami penyusutan dengan cepat itu pun dimanfaatkan warga untuk berburu ikan.

Telaga Guyang Warak yang ada di Dusun Ngaritan, Desa Kendal, Kecamatan Pringkuku Pacitan, memasuki puncak musim kemarau. Debit air yang ada di telaga tersebut mengalami penyusutan dengan cepat. Telaga yang biasanya digunakan sebagai irigasi pertanian dan tempat pemancingan itu sekarang nyaris kering kerontang.

Penyusutan air telaga tersebut dimanfaatkan warga sekitar untuk berburu ikan air tawar. Setiap hari warga sekitar mencari berbagai jenis ikan, mulai dari ikan nila, ikan gabus, hingga udang. Demikian dikatakan Heru Ari Wibowo, salah satu warga.

"Kondisi air Telaga Guyang Warak ini telah mengering sekitar dua bulan terakhir. Selain digunakan sebagai irigasi pertanian, sebelumnya Telaga Guyang Warak  ini juga dimanfaatkan warga untuk mencuci. Namun kini kondisinya tidak lagi, lantaran air yang tersisa di telaga tersebut sudah bercampur dengan lumpur," tutur Johan Apriyanto, warga setempat.

Kemarau panjang yang terjadi kali ini dinilai lebih parah dibandingkan tahun lalu. Namun warga merasa beruntung lantaran tak lagi mengandalkan air telaga ini  untuk keperluan sehari-hari. Meski demikian, penyusutan air telaga akibat kemarau panjang kali ini, berdampak terhadap mecetnya irigasi pertanian di wilayah tersebut.(end)

Berita Terkait

Air Telaga Mengering, Warga Berburu Ikan Air Tawar

Lebih Dari Satu Juta Liter Air Bersih Dikirim Untuk Warga Terdampak

Ratusan Warga Tempuran Nganjuk Kekurangan Air Bersih

Bencana Kekeringan Tiga Desa di Wilayah Kecamatan Ngoro Mojokerto
Berita Terpopuler
Sedikitnya 3 Wisata Kota Batu Akan Dibuka
Mlaku - Mlaku  6 jam

Belajar di Rumah Hingga Batas Waktu Tak Tertentu
Pendidikan  3 jam

Karaoke Nekat Beroperasi Di Tengah Pendemi Covid-19, 7 Orang Diamankan
Peristiwa  2 jam

TNI Polri Salurkan Puluhan Ton Beras Terhadap Warga yang Luput Bantuan Pemerinta...selanjutnya
Peristiwa  5 jam



Cuplikan Berita
Dua Balita Warga Ngagel Reaktif Positif Covid 19
Pojok Pitu

Satu Keluarga Tersapu Ombak, Satu Orang Tewas, Satu Lagi Hilang
Pojok Pitu

Ini Syarat Kuota Khusus Untuk Putra-Putri Tenaga Kesehatan Covid 19
Jatim Awan

Klaster Gowa Menambah Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Bondowoso
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber