Berita Terbaru :
Jatim Akan Gandeng Bank Himbara Untuk Salurkan Bantuan
Siswa Mtsn Gelar Istighotsah Online, Berharap Wabah Corona Segera Sirna
Siswa SMK Jember Ciptakan Tempat Cuci Tangan Otomatis Dari Barang Bekas
ITTS Buat Robot Servis Isolasi Room Untuk Gantikan Tim Medis
Polda Jatim Gagalkan Penyelundupan Benih Lobster Senilai Rp 4,2 Miliyar
Polda Jatim Gelar Video Conference Evaluasi Penanganan Percepatan Covid 19
PPDB Jalur Prestasi Gunakan Nilai Rapor dan Indeks Sekolah
Dinilai Tak Siap, Tim Pansus Tunda Rapat Dengan Tim Satgas Covid-19
Gedung SMP Jadi Tempat Karantina, Total 109 Pemudik Dikarantina
Jelang Rahmadan Terminal Purabaya Mengalami Penurunan Penumpang Hingga 75 Persen
UTBK SBMPTN Mundur
Pencari Kerang Terpeleset dan Terseret Arus, Ditemukan Tak Bernyawa
Satu Pasien PDP Meninggal Dunia
Tuban Zona Merah, Dua Perawat Puskesmas Positif Covid-19
Mahasiswa Malasyia Meninggalkan Indonesia Dengan Menggunakan Penerbangan Khusus
   

Ngaku Bisa Gandakan Uang, Warga Bojonegoro Ditangkap Polisi
Pantura  Jum'at, 11-10-2019 | 02:20 wib
Reporter : Avrizal Ilmi
Bojonegoro pojokpitu.com, Seorang di Bojonegoro diamankan kepolisian karena mengaku bisa menggandakan uang. Modus tersangka menyakinkan kepada korbannya jika dirinya bisa menggandakan uang hingga 4 kali lipat dalam waktu 40 hari. Korban merasa ditipu pasalnya uang Rp 100 juta miliknya ternyata ditukar tersangka dengan uang palsu senilai Rp 510 juta.

Mengaku dapat mengandakan uang hingga 4 kali lipat lebih. JN warga Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan , diringkus Satreskrim Polres Bojonegoro.

Kapolres Bojonegoro AKBP Ary Fadli, dalam pers rilisnya mengungkapkan bahwa modus, tersangka dalam melakukan aksinya menyakinkan para korbannya apabila korban bisa memberikan paket Rp 100 juta, maka dalam waktu 40 hari akan menjadi Rp 600 juta.

Akan tetapi dalam waktu yang telah dijanjikan tersangka ternyata tidak bisa menyerahkan uang uang dijanjikan. Pelaku yang merasa terdesak akhirnya pelaku memberikan uang mainan yang dibungkus dalam plastik,  pelaku menyampaikan kepada korban untuk dibuka di rumah.

"Akan tetapi setelah korban sampai di rumah bungkusan plastik tersebut dibuka dan ternyata berisikan uang mainan dengan nominal Rp 510 juta," ujar AKBP Ary Fadli.

Pelaku dikenakan pasal 372, pasal 36 ayat 3 undang-undang nomor 7 tahun 2011 dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

Kapolres menghimbau kepada masyarakat untuk tidak mempercayai hal-hal yang tidak masuk dalam logika,  terlebih saat ini marak kejahatan penipuan dengan modus yang sama. (yos)

Berita Terkait

Gawat, Uang Palsu Mulai Beredar di Kota Bangkalan

Pasutri Edarkan Uang Palsu, Target Toko Kecil

Jaringan Uang Palsu Antar Propinsi Dibekuk Polres Jember

Guru Spiritual Mengaku Bisa Gandakan Uang Diamankan Polisi
Berita Terpopuler
Video Call Kondisi Pasien Positif Covid 19 Terus Membaik
Peristiwa  6 jam

Jelang Puasa dan Dampak Corona, Harga Daging Naik
Ekonomi Dan Bisnis  18 jam

Aplikasi Ini Tawarkan Gratis Kuota Selama di Rumah Saja
Teknologi  23 jam

Tebing Sungai Longsor Setiap Hujan Datang, Warga Kian Resah
Peristiwa  10 jam



Cuplikan Berita
Jalan Darmo dan Tunjungan Surabaya Ditutup 2 Minggu
Pojok Pitu

Berburu Manisnya Buah Srikaya Puthuk Tuban
Pojok Pitu

Banjir Rendam Tiga Titik Jalan Penghubung Antar Kecamatan
Jatim Awan

Zona Merah di Jatim Menjadi 23 Kabupaten Kota, Kasus Positif 187 Orang
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber