Berita Terbaru :
Microsoft Mulai Gantikan Tugas Jurnalis dengan Robot
Dua Balita Warga Ngagel Reaktif Positif Covid 19
5 Jam Pencarian, Pemuda Penjaring Ikan Tenggelam Ditemukan Meninggal Dunia
   

Ini Alasan BPOM Tarik Perdaran Ombat Lambung Ratinidin
Kesehatan  Sabtu, 12-10-2019 | 12:04 wib
Reporter : Iman Pujiono
Jakarta pojokpitu.com, Badan Pengawasan Obat dan Makanan mengelurakan pernyataan resmi menarik izin peredaran obat lambung ranitidin yang mengandung cemaran N-nitrosodimethylamine .

Kepala BPOM Penny K Lukito mengungkapkan, penarikan menindaklanjuti informasi US Food And Drug Administration dan European Medicine Agency,  bahwa terdapat produk ranitidin yang mengandung cemaran N-Nitrosodimethylamine  yang bersifat Karsinogenik.

"Obat lambung ratidin jika dikonsumsi dalam jangka waktu lama dapat beresiko memicu penyakit kanker," Kata Penny.

Penny mengatakan BPOM memberikan jangka waktu 80 hari kepada industri farmasi untuk melakukan penarikan, dimulai sejak 9 Oktober 2019. Untuk itu BPOM mengambil keputusan untuk seluruh institusi farmasi pemegang izin ranitidin, menghentikan sementara proses produksi, distribusi dan peredarannya.

Diketahui, ranitidin adalah obat yang digunakan untuk pengobatan gejala penyakit tukak lambung dan tukak usus. Sebelumnya BPOM telah memberikan persetujuan terhadap ranitidin sejak tahun 1989, melalui kajian evaluasi keamanan, khasiat, dan mutu.

Ranitidin tersedia dalam bentuk sediaan tablet,  sirup, dan injeksi. BPOM pada 17 September telah mengeluarkan warning dalam rangka kehati-hatian dengan menerbitkan informasi awal untuk tenaga profesional kesehatan, terkait keamanan produk ranitidin yang terkontaminasi NDMA.

"Penarikan merupakan bentuk tanggung jawab industri farmasi kepada masyarakat. Kami juga meminta masyarakat tidak panik dalam merespon penarikan ranitidin dari peredaran," kata Penny. (pul)

Berita Terkait

Satnarkoba dan Dinkes Sidak Obat Ranitidine ke Sejumlah Rumah Sakit dan Apotek

Ini Alasan BPOM Tarik Perdaran Ombat Lambung Ratinidin

Dilarang Edar, RSUD Dr. Soetomo Perketat Pengawasan Penggunaan Obat Ranitidine
Berita Terpopuler
5 Jam Pencarian, Pemuda Penjaring Ikan Tenggelam Ditemukan Meninggal Dunia
Peristiwa  4 jam

Dua Balita Warga Ngagel Reaktif Positif Covid 19
Metropolis  1 jam



Cuplikan Berita
Gelombang Tinggi Terjang Pantai Selatan Lumajang
Pojok Pitu

Puluhan Rumah Warga Pantai Sine Terendam Banjir Rob
Pojok Pitu

Banjir Terjang 5 Kecamatan di Tengah Pandemi Covid-19
Jatim Awan

Dua Truk Pasir Terseret Lahar Dingin Semeru
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber