Berita Terbaru :
Polresta Sidoarjo Berikan Penghargaan Kepada 40 Anggota Berprestasi
Jelang Hari Jadi dan Suro, Pengrajin Seni Sterofoam dan Gabus Sepi Order
Perayaan Hari Jadi Kota Reog ke-524 Dikemas Sederhana
Empat Pegawai Positif Korona, Puskesmas Wringinanom Ponorogo Ditutup
Gaji 13 ASN Segera Cair
Pemkab Ngawi Bakal Tertibkan Bangunan yang Melebihi Batas
Daftar Sebagai Pemilih Tetap di Kediri, Mas Dhito Berharap Penyelenggara Optimal dan Adil
Begini Pembelajaran Tatap Muka SMA di Era Pandemi
Berduaan di Dalam Kamar Kos, Satu Pasangan Bukan Suami Isteri Terjaring Satpol PP
Diduga Dukun Sihir, Warga Kepulauan Kangayan Dibunuh Diatas Kapal Motor
Satu Nakes Puskesmas Maospati Positif Covid-19
Tim Identifikasi Polres, Kumpulkan Beberapa Barang Bukti
Kota Malang Kembali Catat Rekor Penambahan Pasien Positif Covid-19
Diserang Perguruan Pencak Silat, Warga Memilih Bersembuyi
Viral, Warga Rebut Jenazah Covid
   

Seluruh Korban Keracuan Makanan Hajatan Dipulangkan
Pantura  Senin, 14-10-2019 | 13:40 wib
Reporter : Khusni Mubarok
Berita Video : Seluruh Korban Keracuan Makanan Hajatan Dipulangkan
Tuban pojokpitu.com, Usai menjalani perawatan di rumah sakit, seluruh korban keracunan makanan hajatan di Kecamatan Jatirogo, Kabupaten Tuban, kondisinya terus membaik. Kini, seluruh korban sudah diperbolehkan pulang ke rumah masing-masing.

Usai menjalani perawatan medis, warga Dusun Jantingan, Desa Jombok, Kecamatan Jatirogo, Kabupaten Tuban, yang mengalami keracunan massal, kini sudah diperbolehkan pulang ke rumah masing-masing.

Sebelumnya, sebanyak 14 orang dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah R. Ali Mansur, Kecamatan Jatirogo, Tuban dan satu lainnya harus dirujuk ke RSUD Bojonegoro, lantaran mengalami kejang.

Kini, seluruh korban telah pulang ke kediamannya masing-masing. menindaklanjuti hal tersebut, jajaran Pemerintah Kecamatan Jatirogo, petugas medis dari Puskesmas Jatirogo dan pihak kepolisian setempat, mengunjungi seluruh korban untuk memastikan kondisi korban.

AKP Budi Santoso, Kapolsek Jatirogo, menjelaskan, hingga kini kepolisian masih menunggu hasil laboratorium, dari hasil pengambilan barang bukti, sehingga nanti dapat menyimpulkan penyebab keracunan massal. "Kita menghimbau masyarakat agar tidak dendam, karena ini murni kecelakaan atau musibah," ujar AKP Budi Santoso.

Sementara itu, hingga kini petugas medis dari puskesmas setempat terus melakukanpemantauan kesehatan, terhadap para korban. "Hal itu dilakukan agar mengetahui secara pasti kondisi kesehatan para korban hingga proses penyembuhan mereka selesai," kata Budi Utomo, Kepala Puskesmas Kebonharjo Jatirogo.

Diberitakan sebelumnya, puluhan warga di Dusun Jatingan, Desa Jombok, Kecamatan Jatirogo, Tuban, diduga keracunan makanan setelah menyantap nasi hajatan dari tetangganya yang merayakan ulang tahun.

Mereka merasa mual-mual, muntah dan mencret hingga harus dilarikan ke rumah sakit. (yos/vd:yan)

Berita Terkait

Seluruh Korban Keracuan Makanan Hajatan Dipulangkan

15 Siswa SD Keracunan Massal, Diduga Akibat Permen

94 Santri Ponpes Al-Mawaddah Nglegok Blitar Keracunan Bakso

Keracunan Nasi Rawon, Lima Orang Terpaksa Dilarikan ke Rumah Sakit, Satu Orang Meninggal Dunia
Berita Terpopuler
Ratusan Orang Dari Perguruan Pencak Silat, Kembali Serang Warga
Peristiwa  6 jam

Jokowi Teken PP, Pegawai KPK Resmi Jadi ASN
Politik  13 jam

Pemkab Sidoarjo Bagi 15 Ribu Masker Gratis Untuk Penanganan Covid 19
Metropolis  15 jam

Dipicu Bendera, Warga dan Pesilat Terlibat Bentrok
Peristiwa  7 jam



Cuplikan Berita
Ratusan Ibu Hamil Swab Massal di Gelora Pancasila
Pojok Pitu

Begini Pengakuan Bupati Menanggapi Pemakzulan DPRD Jember
Pojok Pitu

Karyawan Toko Tipu Korban dan Gelapkan Ribuan Lpg
Jatim Awan

Sebanyak 65 Guru SMP di Surabaya Reaktif
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber