Berita Terbaru :
Oknum Anggota DPRD Bojonegoro Dilaporkan Istri Terkait Dugaan KDRT
Gara - Gara Jalan Rusak, Truk Terguling di Jalan Kepatihan
4600 Ton Beras Disalurkan Untuk Bantuan Sosial Selama 3 Bulan
Hingga Malam Hari Bukit Bentar Terbakar, Petugas Masih Lakukan Pemadaman Manual
Kebakaran Gudang Margomulyo, Tiga Isi Gudang Ludes Dilalap Api
Bangun Sinergitas, TNI Polri Latihan Menembak Bersama
Agar Mudah Diterima, Edukasi Masker Pakai Tokoh Kartun Batman
Gandeng Wartawan, BPBD Jatim Sosialisasikan Prokes
KPU Sidoarjo Seleksi 127 Calon Relawan Demokrasi
Musim Panen Harga Bawang Merah Anjlok Drastis, Terdampak Merebaknya Covid-19
Pemkab Akan Undang Investor Dirkan Pabrik Rokok di Ngawi
Pemaparan Sosialisasi Perbawaslu Dimusim Pandemi Dihadapan Seluruh Petugas PPK
Sehari 9 Sembuh, Tapi Ada Tambahan 12 Positif Covid-19
Diperpanjang Hingga 2021, Sebanyak 1.085.000 Pekerja Sudah Terima BSU
Kasek dan Guru SMAN 2 Ngawi Terpapar Covid-19
   

220 Hektar Lahan Padi Petani Gagal Panen Karena Kekeringan
Ekonomi Dan Bisnis  Kamis, 17-10-2019 | 21:21 wib
Reporter : Tova Pradana
Kemarau panjang di wilayah madiun telah mengakibatkan sebanyak 220 hektar tanaman padi puso. Foto Tova Pradana
Madiun pojokpitu.com, Kemarau panjang begitu menyengat. Tak hanya menyegat penduduk di Kabupaten Madiun, kemarau juga mengakibatkan ratusan hektar tanaman padi petani mati atau gagal panen.

Dinas Pertanian Kabupaten Madiun mencatat, bulan Agustus lalu terjadi gagal penen karena kekeringan sebanyak 220 hektar.  "Dipastikan akhir bulan ini kasus gagal panen akibat kekeringan bakal terus meluas tembus sebanyak 300 hektar lebih," kata Sumanto, Kabid Tanaman Pangan dan Holtikultura Kabupaten Madiun.

Faktor utamanya cuaca terik. Berkali kali Dinas Pertanian telah memberikan solusi dengan pola tanam. Yakni tanam padi ke palawija. Namun tidak semua solusi itu dilakukan oleh petani, sehingga mengakibatkan kerugian besar.

"Tahun ini diakui musim kemarau terlalu panjang. Sehingga ketersediaan air permukaan terus berkurang," tambah Sumanto. (pul)



Berita Terkait

Frustasi Gagal Panen, Petani Bakar Tanaman Padinya

Diserang Hama Tikus, Petani Salak Gagal Panen

Lebih Dari 4 Ribu Hektar Tanaman Padi Gagal Panen Akibat Embung Kering

60 Persen Petani Sayur Terancam Gagal Panen
Berita Terpopuler
Kasek dan Guru SMAN 2 Ngawi Terpapar Covid-19
Covid-19  11 jam

Krisis Air Bersih,Warga Berebut Air Bantuan Pemkab
Peristiwa  13 jam

Gandeng Wartawan, BPBD Jatim Sosialisasikan Prokes
Metropolis  5 jam

Bupati Novi Kembali Digugat 15 Miliar Atas Dugaan Penyerobotan Tanah Warga
Hukum  12 jam



Cuplikan Berita
Diduga Akibat Puntung Rokok Dibuang Sembarangan, Savana Kawah Wurung Terbakar
Pojok Pitu

Diduga Jaringan Internasional, Polisi Tembak Mati Gembong Narkoba
Pojok Pitu

Jatim Kekurangan Pengawas Sekolah
Jatim Awan

Kekeringan, Warga Andalkan Sumur Tua di Tengah Hutan
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber