Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Infotainment 

Bekraf Gelar Workshop Musikologi Untuk Musisi Lokal
Kamis, 17-10-2019 | 23:12 wib
Oleh : Selvy Wang
Surabaya pojokpitu.com, Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) fokus mengembangkan 16 sub sektor industri kreatif salah satunya musik. Karena itu Bekraf menggelar gelaran musikologi, yang mempertemukan para insan musik dengan musisi dan praktisi musik.

Wotkshop dan Coaching Clinic Musikologi di Surabaya, mempertemukan para insan musik dengan ahli musik dan praktisi industri musik yang berpengalaman.  Diantaranya musisi yang hadir Dwiki Dharmawan, Badai Ex Grup Band Kerispatih, Irfan Samson , serta penyanyi wanita Rini Wulandari.

Menurut Restog K Kusuma Sekretaris Utama Bekraf, ingin memfasilitasi musisi-musisi lokal, mendapatkan ilmu untuk mengembangkan karyanya. Apalagi musik termasuk dalam 16 subsektor yang fokus digarap Bekraf.

Sementara itu, menurut Dwiki Dharmawan musisi senior, ingin musik tak hanya sekedar menjadi hobi. Namun dapat menjadi profesi yang memberikan penghasilan.

Berdasarkan data, pada tahun 2016 lalu musik mampu menyumbangkan produk domestik regional bruto atau PDRB 7,59 persen atau sekitar Rp 4,4 triliun. Dari total PDRB sektor kreatif yang mencapai Rp 1100 triliun. (pul)



Berita Terkait


Digelar 2 Hari, The 90s Festival Menghadirkan 38 Musisi

Bekraf Gelar Workshop Musikologi Untuk Musisi Lokal

Jazz Gunung Ijen Kembali Digelar, Para Penampil Sukses Hibur Pengunjung

Deolipa Project Persembahkan Lagu untuk Yogyakarta dan Surakarta


Seni Melestarikan Budaya Alat Musik Tradisional Terompet Tetet

Hendak Hadiri Undangan Perpisahan Sekolah, Kru Musik Gambus Tewas Tertabrak Truk

Festival Musik Islami 2019 Digelar Disparbud Trenggalek

Ingin Lestarikan Tradisi, Puluhan Peserta Ikut Musik Patrol

Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber