Berita Terbaru :
Data Hari Ini Pasien Covid 19 Bertambah 557 Orang
Empat Pasien Reaktif Dijemput Jalani Isolasi
Hasil Rapidtest 815 Karyawan Pabrik Rokok Madiun Non Reaktif
Bupati Kunjungi 8 Orang Yang Dikarantina Karena Mudik
Ratusan Pedagang di 3 Pasar Bojonegoro Ikut Rapid Test
Tambang Batu Kapur Runtuh, Alat Tambang Rusak Tertimbun
Optimalkan Laboratorium, Surabaya Tak Perlu Mobil Tes PCR
Kasus Covid 19 di Jatim Capai 4.409 Orang
PMI Kirim Bantuan Ventilator ke RS Muhammadiyah Lumajang
Manfaatkan Mobile PCR, Ratusan Petugas Medis dan Masyarakat Tulungagung Diuji Swab
Doni Monardo : Mobil PCR Untuk Provinsi Jatim, Namun Khusus Untuk Kota Surabaya
Memang, Test PCR Lebih Akurat Dibandingkan Rapid Test
Pemprov Bantah Bantuan Mobil PCR Dari BNPB Khusus Kota Surabaya
Penyakit GERD Sering Muncul Setelah Lebaran, Apa Penyebabnya?
Penjual Ketupat Matang Tetap Bertahan di Tengah Pandemi Covid-19
   

Alap-Alap Curanmor Puluhan TKP Ditembak Tim Buser Polres Malang
Malang Raya  Jum'at, 18-10-2019 | 00:05 wib
Reporter : Khaerul Anwar
Ke-4 pelaku kerap menyasar motor yang terparkir di halaman atau teras rumah dengan sarana kunci T. pelaku dihadiahi timah panas petugas dikakinya lantaran melawan saat dilakukan penangkapan. Foto: Khaerul Anwar
Malang pojokpitu.com, Alap-alap pelaku pencurian sepeda motor yang meresahkan warga Kabupaten Malang, harus tumbang ditangan Tim Gabungan Satreskrim Polsek Gondanglegi dan Tim Buser Polres Malang.

Ke-4 pelaku Curanmor harus dihadiahi timah panas petugas karena melawan ketika dilakukan penangkapan. Mereka Edi Yulianto alias Bebek (32) warga asli Nganjuk yang tinggal Disepanjang, Kecamatan Gondanglegi, serta Rama Andika (22), Faisal alias Gendut (20) dan Mas Had (25) semuanya warga Desa Polaman, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang.

Rata-rata sasaran pelaku motor yang terparkir di teras rumah dan melakukan aksi saat maghrib. Pelaku mampu mencuri dengan cara merusak kunci dalam hitungan detik. Kemudian langsung membawa motor ke wilayah Lumajang.

Menurut AKP Agus Siswo Hariadi, Kapolsek Gondanglegi, peran utama aksi pencurian motor, Edi Yulianto alias Bebek. EDI memiliki jaringan di tiap kecamatan, dan juga mesin khusus untuk merusak nomor rangka dan nomor mesin hasil curian. "Motor yang sudah dicuri dijual di wilayah Lumajang dengan harga kisaran Rp 1,5 juta hingga Rp 2 juta sesuai kondisi motor," kata AKP Agus Siswo Hariadi.

Penangkapan pelaku saat mereka menjual motor hasil kejahatan di wilayah piket 0 dengan harga Rp 1,8 juta. Dari situ polisi langsung meringkus satu persatu dan harus dihadiahi timah panas karena melawan.
 
Untuk sementara, 6 sepeda motor sarana untuk curanmor ikut diamankan. Polisi masih memburu para DPO yang sudah dikantongi identitasnya.
Dan atas perbuatannya, para pelaku diganjar dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan, ancaman hukumannya hingga 7 tahun penjara. (pul)

Berita Terkait

Manfaatkan Sibuknya Pasar Lawang, Bapak Ini Gondol Motor Pembeli

Beraksi Curi Motor Pencari Rumput, Warga Pagelaran Babak Belur

Residivis Curanmor Ditangkap, Terpaksa Ditembak Kaki

Melawan Petugas, Dua Spesialis Maling Motor Ditembak
Berita Terpopuler
Golkar Ingatkan Walikota Surabaya Jangan Cari Sensasi di Tengah Pandemi Covid-19...selanjutnya
Metropolis  7 jam

19 Kampung Tangguh Covid-19 Diresmikan Bertahap di Tulungagung
Peristiwa  16 jam

Keberadaan Kandang Dinilai Ganggu Wisata Monumen Kresek
Peristiwa  14 jam

Doni Monardo : Mobil PCR Untuk Provinsi Jatim, Namun Khusus Untuk Kota Surabaya
Politik  4 jam



Cuplikan Berita
Gelombang Tinggi Terjang Pantai Selatan Lumajang
Pojok Pitu

Puluhan Rumah Warga Pantai Sine Terendam Banjir Rob
Pojok Pitu

Banjir Terjang 5 Kecamatan di Tengah Pandemi Covid-19
Jatim Awan

Dua Truk Pasir Terseret Lahar Dingin Semeru
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber