Berita Terbaru :
Salama Lebaran, Pelanggar PSBB Meningkat
Polisi Perketat Akses Masuk Perumahan Surabaya
Pengedar Sabu Jaringan Lapas Dibekuk Polisi
Balon Udara Ditemukan Jatuh di Atas Rumah Warga Magetan
PSBB Surabaya Raya Diperpanjang Kembali Sampai 9 Juni 2020
Pakar Komunikasi Unair Menilai PSBB Kurang Efektif
Akhir PSBB Tahap Dua, Jumlah Pelanggaran Masih Tinggi
Kabar Gembira, 17 Dari 77 Pasien Corona di Kabupaten Probolinggo Sembuh
Ibu Ini Ngamuk Ngamuk Jalannya Diportal, Begini Ceritanya
Data Terbaru Kasus Covid 19 Masih Ada Tambahan 479 Orang
Wisatawan Dipinggir Jalan Pacet Cangar Dibubarkan Petugas
Tidak Pernah Putus Asa, 17 Tahun Kiai Ini Berdakwah Tanpa Jamaah
Selama Lebaran Terminal Bayuangga Lumpuh
Jumlah Kasus Positif Covid 19 Ponorogo 24 Orang, Yang 8 Sudah Sembuh
Warga Binaan Lapas Wanita Silaturahmi Secara Virtual
   

Wakil Menteri ESDM Resmikan Gedung Baru Pos Pantau Gunung Bromo
Mataraman  Jum'at, 18-10-2019 | 06:20 wib
Reporter : Farid Fahlevi
Probolinggo pojokpitu.com, Wakil Menteri ESDM, Arcandra Tahar, meresmikan gedung pos pengamatan Gunung Api Bromo, di Dusun Cemoro Lawang, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur. Selain meresmikan gedung baru, juga ada penambahan alat pantau berupa tilmeter dan seismograp.

Dengan didampingi Bupati Probolinggo, Jawa Timur, Wakil Menteri Energi Sumber Daya Mineral, Arcandra Tahar, meresmikan gedung baru pos pengamatan gunungapi bromo.

Gedung ini berdiri tepat disisi utara tubuh gunung dengan jarak radius 3 kilo meter, di gedung baru petugas bisa melihat langsung dengan mata telanjang aktifitas gunung. Sedangkan di gedung semula, yang berada dibawahnya petugas tidak bisa melihat secara langsung.

Selain lebih besar dan layak, gedung ini ada penambahan fasilitas pengamatan, baik berupa alat atau fasilitas lainnya.

Seperti penambahan alat til meter, alat untuk mengukur kegelembungan gunung akibat pembakaran magma. Selain itu, juga penambahan seismograp, yang dulunya ada 3, ditambah menjadi 4. Seismograp sendiri alat untuk mengetahui gempa tremor menurus dengan amlitudo maksimalnya.

Kementrian ESDM, melalui bidang geologi memiliki 74 pos pengamatan gunung api, 13 sudah diperbaiki, sisanya tahun 2020 yang akan datang.

Menurut Arcandra Tahar, Wakil Menteri ESDM, perbaikan semua pos pengamatan gunung api, bertujuan untuk memaksimalkan kerja petugas. "Apalagi berkenaan dengan aktifitas gunung," kata Arcandra.

Gunung Bromo merupakan gunung aktif salah satu tercantik di dunia, saat ini statusnya waspada level 2 dengan jarak aman 1 kilo meter. Seismograp kegempaan tremor menunjukkan di kisara 05 mili meter. (yos)

Berita Terkait

Wakil Menteri ESDM Resmikan Gedung Baru Pos Pantau Gunung Bromo

KPK Jadwalkan Ulang Ketidakhadiran Menteri ESDM

Menteri ESDM Ignasius Jonan Minta Pos Pantau Dipindah Karena Tidak Layak

Menteri Jonan Resmikan 6.314 Jargas di Kota Pasuruan
Berita Terpopuler
PSBB Surabaya Raya Bisa Diperpanjang, 2 Tahap Sebelumnya Dinilai Tak Efektif
Covid-19  9 jam

Seorang Warga Ponorogo Tewas Menenggak Racun Serangga
Peristiwa  7 jam

Petugas Amankan Truk Mudik Pengangkut Mobil
Peristiwa  11 jam

Akhir PSBB Tahap Dua, Jumlah Pelanggaran Masih Tinggi
Metropolis  4 jam



Cuplikan Berita
Marah, Kapolda Copot Oknum Kapolsek Karena Tertidur Saat Rapat Dengan Walikota
Pojok Pitu

H-2 Lebaran, Stasiun Gubeng Surabaya Sepi Penumpang
Pojok Pitu

PSBB Surabaya Raya Bisa Diperpanjang, 2 Tahap Sebelumnya Dinilai Tak Efektif
Jatim Awan

Unik, Anak Anak Ini Berebut Uang Lebaran di Pagar Rumah Warga
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber