Berita Terbaru :
Empat Pasien Reaktif Dijemput Jalani Isolasi
Hasil Rapidtest 815 Karyawan Pabrik Rokok Madiun Non Reaktif
Bupati Kunjungi 8 Orang Yang Dikarantina Karena Mudik
Ratusan Pedagang di 3 Pasar Bojonegoro Ikut Rapid Test
Tambang Batu Kapur Runtuh, Alat Tambang Rusak Tertimbun
Optimalkan Laboratorium, Surabaya Tak Perlu Mobil Tes PCR
Kasus Covid 19 di Jatim Capai 4.409 Orang
PMI Kirim Bantuan Ventilator ke RS Muhammadiyah Lumajang
Manfaatkan Mobile PCR, Ratusan Petugas Medis dan Masyarakat Tulungagung Diuji Swab
Doni Monardo : Mobil PCR Untuk Provinsi Jatim, Namun Khusus Untuk Kota Surabaya
Memang, Test PCR Lebih Akurat Dibandingkan Rapid Test
Pemprov Bantah Bantuan Mobil PCR Dari BNPB Khusus Kota Surabaya
Penyakit GERD Sering Muncul Setelah Lebaran, Apa Penyebabnya?
Penjual Ketupat Matang Tetap Bertahan di Tengah Pandemi Covid-19
Golkar Ingatkan Walikota Surabaya Jangan Cari Sensasi di Tengah Pandemi Covid-19
   

PDAM Patok Harga Rp 285 Ribu Pertangki Untuk BPBD Ponorogo
Mataraman  Jum'at, 18-10-2019 | 09:14 wib
Reporter : Heru Kuswanto
Untuk warga yang membutuhkannya, PDAM Ponorogo mematok harga Rp 285 ribu pertangki truk. Heru Kuswanto
Ponorogo pojokpitu.com, Kemarau panjang yang terjadi di sejumlah wilayah Ponorogo menyebabkan banyak masyarakat kekurangan air bersih. Sejumlah pihak baik pemerintah maupun swasta ikut berpartisipasi dalam hal melakukan droping air bersih ke warga yang membutuhkannya.

Disisi lain , penyedia air bersih yakni PDAM Ponorogo ikut berpartisipasi. Namun juga mematok harga air bersih per 6000 liternya senilai Rp 285 ribu.  Sedangkan permintaan air bersih untuk warga kekurangan air bersih terus bertambah. Bahkan perharinya mencapai 8  truk tangki air bersih.

Menurut Muh Syaifrudin Kabag Hubungan Langganan, tidak hanya BPBD Ponorogo, pihak swasta juga membeli air bersih untuk masyarakat yang membutuhkan ke PDAM. "Sedangkan sistem pembayarannya,  untuk BPBD satu bulan sekali dan untuk swasta pembayarannya langsung tunai," kata Muh Syaifrudin.

Sejumlah wilayah di Ponorogo mengalami kekeringan, masih membutuhkan air bersih untuk kebutuhan sehari - harinya. Bahkan data BPBD Ponorogo tercatat 21 desa yang tersebar di 8 kecamatan mengalami kekeringan. (pul)

Berita Terkait

BPBD Lumajang Droping Air Bersih dan Makanan

Pipanisasi Putus, BPBD Droping Air Bersih ke Dua Dusun

Viral, Sumber Mata Air ini Dipercaya Menyembuhkan Penyakit

Tim Gabungan Revitalisasi Saluran Air di Puncu
Berita Terpopuler
Golkar Ingatkan Walikota Surabaya Jangan Cari Sensasi di Tengah Pandemi Covid-19...selanjutnya
Metropolis  6 jam

19 Kampung Tangguh Covid-19 Diresmikan Bertahap di Tulungagung
Peristiwa  16 jam

Keberadaan Kandang Dinilai Ganggu Wisata Monumen Kresek
Peristiwa  13 jam

Doni Monardo : Mobil PCR Untuk Provinsi Jatim, Namun Khusus Untuk Kota Surabaya
Politik  4 jam



Cuplikan Berita
Gelombang Tinggi Terjang Pantai Selatan Lumajang
Pojok Pitu

Puluhan Rumah Warga Pantai Sine Terendam Banjir Rob
Pojok Pitu

Banjir Terjang 5 Kecamatan di Tengah Pandemi Covid-19
Jatim Awan

Dua Truk Pasir Terseret Lahar Dingin Semeru
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber