Berita Terbaru :
Hasil Rapidtest 815 Karyawan Pabrik Rokok Madiun Non Reaktif
Bupati Kunjungi 8 Orang Yang Dikarantina Karena Mudik
Ratusan Pedagang di 3 Pasar Bojonegoro Ikut Rapid Test
Tambang Batu Kapur Runtuh, Alat Tambang Rusak Tertimbun
Optimalkan Laboratorium, Surabaya Tak Perlu Mobil Tes PCR
Kasus Covid 19 di Jatim Capai 4.409 Orang
PMI Kirim Bantuan Ventilator ke RS Muhammadiyah Lumajang
Manfaatkan Mobile PCR, Ratusan Petugas Medis dan Masyarakat Tulungagung Diuji Swab
Doni Monardo : Mobil PCR Untuk Provinsi Jatim, Namun Khusus Untuk Kota Surabaya
Memang, Test PCR Lebih Akurat Dibandingkan Rapid Test
Pemprov Bantah Bantuan Mobil PCR Dari BNPB Khusus Kota Surabaya
Penyakit GERD Sering Muncul Setelah Lebaran, Apa Penyebabnya?
Penjual Ketupat Matang Tetap Bertahan di Tengah Pandemi Covid-19
Golkar Ingatkan Walikota Surabaya Jangan Cari Sensasi di Tengah Pandemi Covid-19
Kapolres Cek Gudang Beras Bulog Madusari
   

Perantau Asal Wamena Tiba di Mojokerto, Mereka Mengaku Trauma
Mataraman  Jum'at, 18-10-2019 | 09:47 wib
Reporter : Aminuddin Ilham
Satu keluarga yang sudah enam tahun merantau mengaku masih trauma melihat peristiwa kerusuhan. Foto Amin
Berita Video : Perantau Asal Wamena Tiba di Mojokerto, Mereka Mengaku Trauma
Mojokerto pojokpitu.com, Satu keluarga pengungsi asal Kelurahan Wates, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto, berhasil selamat keluar dari Wamena, Papua. Dengan wajah letih dan sambil menggendong dua anaknya, satu keluarga perantau Wamena tiba di Kota Mojokerto. Satu keluarga warga Kelurahan Wates, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto, langsung disambut Walikota Mojokerto Ika Puspitasari.

Wisnu Gunawan dan istrinya Ivoni Martha Tiwo beserta kedua anaknya, berhasil selamat dari kerusuhan. Mereka mengungsi di Polres Wamena Jaya Wijaya. Selama dua pekan, akhirnya berhasil keluar dari Wamena dengan kapal laut selama 7 hari hingga tiba di Jawa Timur.

Wisnu Gunawan mengaku melihat langsung aksi kerusuhan di Wamena. Dirinya pulang untuk menyelematkan keluarga istri dan kedua anaknya. "Atas peristiwa tersebut, kami masih trauma, namun masih berniat kembali jika kondisi di Papua benar-benar aman," kata Wisnu.

Selama di Mojokerto, satu keluarga perantau Wamena akan tinggal bersama keluarga besarnya.

Semenatar itu, Walikota Mojokerto Ika Puspitasari, mengatakan, tidak menyangka ada warga Kota Mojokerto yang bekerja di Wamena. Selama di Mojokerto akan dilakukan pengawasan oleh Dinas Sosial, Kota Mojokerto termasuk kondisi kesehatan dan kebutuhan sehari-hari. (pul/vd:yan)

Berita Terkait

Belasan Korban Wamena Temui Bupati Ipong Muchlissoni

Warga Wamena Yang Pulang Dapat Bantuan Dari Pemkab

Polres Tulungagung Berikan Bantuan Untuk Korban Kerusuhan Wamena

Diselamatakan Pendeta, Ratusan Perantau Wamena Tiba di Probolinggo
Berita Terpopuler
Golkar Ingatkan Walikota Surabaya Jangan Cari Sensasi di Tengah Pandemi Covid-19...selanjutnya
Metropolis  6 jam

19 Kampung Tangguh Covid-19 Diresmikan Bertahap di Tulungagung
Peristiwa  15 jam

Keberadaan Kandang Dinilai Ganggu Wisata Monumen Kresek
Peristiwa  13 jam

Doni Monardo : Mobil PCR Untuk Provinsi Jatim, Namun Khusus Untuk Kota Surabaya
Politik  3 jam



Cuplikan Berita
Gelombang Tinggi Terjang Pantai Selatan Lumajang
Pojok Pitu

Puluhan Rumah Warga Pantai Sine Terendam Banjir Rob
Pojok Pitu

Banjir Terjang 5 Kecamatan di Tengah Pandemi Covid-19
Jatim Awan

Dua Truk Pasir Terseret Lahar Dingin Semeru
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber