Berita Terbaru :
Tambang Batu Kapur Runtuh, Alat Tambang Rusak Tertimbun
Optimalkan Laboratorium, Surabaya Tak Perlu Mobil Tes PCR
Kasus Covid 19 di Jatim Capai 4.409 Orang
PMI Kirim Bantuan Ventilator ke RS Muhammadiyah Lumajang
Manfaatkan Mobile PCR, Ratusan Petugas Medis dan Masyarakat Tulungagung Diuji Swab
Doni Monardo : Mobil PCR Untuk Provinsi Jatim, Namun Khusus Untuk Kota Surabaya
Memang, Test PCR Lebih Akurat Dibandingkan Rapid Test
Pemprov Bantah Bantuan Mobil PCR Dari BNPB Khusus Kota Surabaya
Penyakit GERD Sering Muncul Setelah Lebaran, Apa Penyebabnya?
Penjual Ketupat Matang Tetap Bertahan di Tengah Pandemi Covid-19
Golkar Ingatkan Walikota Surabaya Jangan Cari Sensasi di Tengah Pandemi Covid-19
Kapolres Cek Gudang Beras Bulog Madusari
Pandemi Covid 19, Polisi Binmas Bagi Buku Gratis Ke Siswa Pedesaan
Suket Tak Lengkap, Pengguna Jasa Penyebrangan Balik Kanan
Arema Usulkan Liga 1 Berlanjut di Era New Normal
   

Belasan Musisi Menggugat, Polda Jatim Tindak Rumah Karaoke Komersilkan Lagu Tanpa Ijin
Metropolis  Selasa, 22-10-2019 | 17:32 wib
Reporter : Yusmana Windarto
Surabaya pojokpitu.com, Sejumlah musisi tanah air, melalui Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN), melaporkan rumah karaoke yang terbukti melanggar hak cipta di Surabaya. Menanggapi laporan itu, Polda Jawa Timur akhirnya menindak satu rumah karaoke yang mengkomersilkan lagu-lagu tanpa izin dan menyita sejumlah perlengkapan karaoke sebagai barang bukti.

Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Jawa Timur, akhirnya menindak satu rumah karaoke di Surabaya. Penindakan ini dilakukan, setelah menerima laporan dari belasan musisi tanah air melalui Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN) terkait dugaan praktek pelanggaran hak cipta, sesuai undang-undang nomor 28 tahun 2014.

Sebagai tindak lanjut laporan dari LMKN yang menaungi hak cipta musisi di Indonesia, Polda Jatim pun menggelar kasus tersebut. Dalam gelar kasus ini, Polda juga menghadirkan sejumlah musisi, di antaranya Anang Hermansyah, vokalis Dmasiv Band, Rian Ekky, dan Adi Adrian, personel KLa Project yang juga komisioner LMKN.

Dirditreskrimsus Polda Jawa Timur, Kombespol Ahmad Yusep Gunawan, dalam laporan LMKN, menyebutkan sebanyak satu dari dua rumah karaoke di Surabaya akhirnya ditindak sesuai undang-undang, karena enggan menyelesaikan perizinan.

Dalam kasus ini, satu orang direktur rumah karaoke berinisial IK telah ditetapkan sebagai tersangka. Sejumlah barang bukti yang disita dalam pelanggaran hak cipta di antaranya, server rumah karaoke, layar monitor, sound system, metadata lagu-lagu dalam daftar putar yang belum berijin. Diharapkan dengan penindakan ini, pelaku usaha rumah karaoke yang sengaja melanggar hak cipta akan jera dan tidak melakukan aksi yang sama.(end)

Berita Terkait

Belasan Musisi Menggugat, Polda Jatim Tindak Rumah Karaoke Komersilkan Lagu Tanpa Ijin

Digelar Lagi, Sidang Pelanggaran Hak Cipta Happy Puppy dan Nav
Berita Terpopuler
Golkar Ingatkan Walikota Surabaya Jangan Cari Sensasi di Tengah Pandemi Covid-19...selanjutnya
Metropolis  5 jam

19 Kampung Tangguh Covid-19 Diresmikan Bertahap di Tulungagung
Peristiwa  14 jam

Keberadaan Kandang Dinilai Ganggu Wisata Monumen Kresek
Peristiwa  12 jam

Pemprov Bantah Bantuan Mobil PCR Dari BNPB Khusus Kota Surabaya
Metropolis  4 jam



Cuplikan Berita
Gelombang Tinggi Terjang Pantai Selatan Lumajang
Pojok Pitu

Puluhan Rumah Warga Pantai Sine Terendam Banjir Rob
Pojok Pitu

Banjir Terjang 5 Kecamatan di Tengah Pandemi Covid-19
Jatim Awan

Dua Truk Pasir Terseret Lahar Dingin Semeru
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber