Berita Terbaru :
Padat Karya Mangrove bagi Pemulihan Ekonomi Nasional
Ratusan Warga Berebut Air Bersih
48 Ruas Jalan Desa Diambil Alih Pemkab Magetan
Himpitan Ekonomi, Kasus Perceraian di Kabupaten Madiun Capai 1.635
Operasi Yustisi, Pelanggar Protokol Kesehatan Distempel
Polres Malang Luncurkan Kendaraan SKCK Keliling
LSM Yakini RSUD Tak Melakukan Mal Administrasi
Hasil Operasi, 657 Warga Tidak Bermasker Terjaring Satgas Covid 19
   

TKI Asal Purworejo Selundupkan Senjata Api Dari Taiwan
Metropolis  Selasa, 22-10-2019 | 19:17 wib
Reporter : Bagus Setiawan
Surabaya pojokpitu.com, Satuan Reserse Kriminal Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya berhasil menggagalkan upaya penyelundupan senjata api jenis pistol asal Taiwan ke Indonesia, melalui jalur ekspedisi laut. Kepada polisi, tersangka yang sudah 13 tahun bekerja sebagai tenaga daur ulang sampah di salah satu apartemen Taiwan, mengaku senjata api tersebut ditemukan dalam tumpukan sampah dan bermaksud hanya ingin merawat dan dijadikan souvenir untuk kenang-kenangan saat dirinya pulang ke Indonesia.

Wiluyo (42) warga Desa Kumpulsari Kecamatan Ngombol Purworejo Jawa Tengah ini tak menyangka, apa yang dilakukannya justru berakhir dalam jeruji penjara. Pria yang sudah 13 tahun bekerja sebagai tenaga daur ulang sampah di salah satu apartemen Taiwan ini, ditangkap jajaran Reserse Kriminal Polres Pelabuhan Tanjung Perak, atas kasus penyelundupan senjata api jenis pistol, model gun pb-915 9x19 milimter made by PB Corp Taiwan.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, AKBP Antonius Agus Rahmanto menegaskan, bahwa pengungkapan kasus ini bermula saat pihaknya mendapat informasi dari petugas Bea Cukai Tanjung Perak, mendapati 1 koli barang PIBK (Pemberitahuan Impor Barang Khusus) asal Taiwan yang dikirim lewat ekspedisi laut, tujuan purworejo jawa tengah, disinyalir ada senjata api.

"Setelah diperiksa, ternyata didalam kardus dengan nama Wiluyo tujuan Purworejo, terdapat satu pucuk senjata api. Dari identitas pengirim, polisi langsung bergerak menuju alamat pengirim dan penerima barang, yakni atas nama Wiluyo, seorang TKI Taiwan, dan sedang pulang ke Indonesia untuk memperpanjang permintaan izin tinggal atau permit," kata AKBP Antonius Agus Rahmanto - Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak.

Sementara it,u kepada polisi tersangka Wiluyo mengaku jika senjata api, yang ia temukan di tumpukan sampah apartemen, tanpa ada magazen dan peluru, sempat dititipkan bosnya dikirim ke Indonesia.

Atas perbuatannya, tersangka Wiluyo dijerat dengan pasal 1 ayat 1 Undang-Undang Darurat nomor 12 tahun 1951 tentang senjata api dengan ancaman hukuman 15 tahun kurungan penjara.(end)




Berita Terkait

Penyelundupan 500 Gram Sabu Di Lapas Kelas 1 Berhasil Digagalkan

Pengedar dan Pengguna Sabu Diringkus Usai Transaksi

Jadi Kurir, Seorang Wanita Selundupkan Sabu di Dalam Kemaluan

Polisi Gagalkan Penyelundupan 200 Butir Pil Ekstasi e Kalimantan Timur Senilai Rp 160 Juta
Berita Terpopuler
LSM Yakini RSUD Tak Melakukan Mal Administrasi
Peristiwa  7 jam

Hasil Operasi, 657 Warga Tidak Bermasker Terjaring Satgas Covid 19
Peristiwa  7 jam

Polres Malang Luncurkan Kendaraan SKCK Keliling
Malang Raya  5 jam

Operasi Yustisi, Pelanggar Protokol Kesehatan Distempel
Peristiwa  5 jam



Cuplikan Berita
Janji Datangkan Samurai 500 M, Korban Justru Tertipu Rp 18 M
Pojok Pitu

Diduga Akibat Puntung Rokok Dibuang Sembarangan, Savana Kawah Wurung Terbakar
Pojok Pitu

Hingga Malam Hari Bukit Bentar Terbakar, Petugas Masih Lakukan Pemadaman Manual
Jatim Awan

Kebakaran Gudang Margomulyo, Tiga Isi Gudang Ludes Dilalap Api
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber