Berita Terbaru :
Tawadhu Pada Ulama, Bu Nyai Mantap Pilih Machfud Arifin Walikota
Pasien Corona di Pacitan Tembus 41 Orang, 2 Tambahan Anak-Anak dan Batita
Bantuan Jaring Pengaman Sosial Jatim Hanya 3 Bulan
Tersangka Pencurian Motor 5 TKP Ditangkap
Sebelas ASN, 4 TNI Positif Covid-19, Sebagian Sudah Sembuh
Polisi Ringkus Sindikat Pengedar Sabu-Sabu Antar Kota Jaringan Lapas
Anak SD Dinikahkan Siri Dengan Pria Beristri Tiga
Ingin Menabah Subscribe, Youtuber Berujung Penjara
Belasan Truk Terjaring Operasi Keselamatan dan Ketertiban Lalu Lintas
Puluhan Warga Positif Covid-19, Jalam Binor Kota Malang Terapkan PSBL
Rumah Bergeser Sendiri Saat Dibangun Gegerkan Warga Ngawi
Perawat Jatim Terpapar Covid 19 Bertambah 334 Orang
27 Kios di Pasar Sukorejo Ludes Dilalap Api
Isak Tangis Puluhan Tenaga Kesehatan Saat Melepas Perawat Meninggal Karena Covid 19
Risma Razia Pasar Keputran, Mendapati 5 Orang Reaktif Rapid Tes di Pasar
   

Turnamen Sepak Bola Api Ramaikan Peringatan Hari Santri
Sepak Bola  Rabu, 23-10-2019 | 01:09 wib
Reporter : Agus Bondan
Tulungagung pojokpitu.com, Meramaikan peringatan hari santri nasional, Pengurus Gerakan Pemuda Ansor Di Tulungagung, menggelar turnamen sepak bola api. Diikuti oleh puluhan tim dari berbagai pondok pesantren, pertandingan olahraga unik khas pesantren ini cukup menarik perhatian warga.

Selama empat hari terakhir, kompetisi sepak bola api digelar di lapangan pema Desa Ngunut, Kecamatan Ngunut, Tulungagung. Kompetisi olahraga unik yang diselenggarakan oleh pengurus gerakan pemuda ansor setempat ini, dalam rangka memperingati hari santri nasional, yang diperingati setiap tanggal 22 Oktober.

Dalam turnamen sepak bola api yang telah dua kali digelar ini, diikuti oleh 24 tim dari berbagai pondok pesantren di Tulungagung. Dengan menggunakan sistem gugur, kompetisi sepak bola api ini cukup menyedot perhatian warga sekitar. Mereka tampak antusias menyaksikan para santri bertanding, berebut bola api yang berkobar untuk dimasukkan ke gawang tim lawan. 

Ketua GP Ansor Kecamatan Ngunut, Asrori, yang menjadi panitia mengatakan, peraturan dalam sepak bola api ini merujuk pada aturan pertandingan futsal. Masing-masing tim dengan jumlah pemain sebanyak 5 orang. 

"Hanya saja dalam bermain sepak bola api ini, para pemain harus bertelanjang kaki. Sedangkan bola yang digunakan, terbuat dari buah kelapa yang direndam dalam solar. Saat menendang bola api, diperlukan teknik yang sedikit berbeda dari bermain bola biasanya, agar kaki tidak mengalami cidera," kata Asrori.

Selain untuk meramaikan peringatan hari santri, turnamen sepak bola api ini, juga sebagai ajang silaturahmi antar santri. Sementara untuk mengurangi resiko kaki terbakar terkena bola api, sebelum bertanding para pemain mengolesi kaki masing-masing menggunakan minyak goreng. (yos)

Berita Terkait

Lima Santri Mandi di Sungai, 1 Tewas

Peringatan Hari Santri Nasional Menjadi Kunjungan Pertama Wapres ke Jatim

PC Ansor Situbondo Bersholawat Tradisi Merawat Islam Ahlussunnah Waljamaah

Tantangan Santri Dalam Menghadapi Era Revolusi Industri 4.0
Berita Terpopuler
Rumah Bergeser Sendiri Saat Dibangun Gegerkan Warga Ngawi
Peristiwa  3 jam

Gara-Gara Ngantuk Truk Diesel Tabrak Truk Gandeng
Metropolis  5 jam

Tabrak Lari, Pengendara Motor Tewas
Peristiwa  6 jam

Perawat Jatim Terpapar Covid 19 Bertambah 334 Orang
Kesehatan  3 jam



Cuplikan Berita
Mobil Rombongan Gubernur Jawa Timur Kecelakaan di Tol Mojokerto-Kertososno
Pojok Pitu

Dendam Lama, Karyawan Pabrik Kayu Bacok Teman Kerja Pakai Samurai
Pojok Pitu

Dari 51 Peserta UTBK Reaktif, 38 Orang Ternyata Negatif Covid 19
Jatim Awan

Orkemiban, Minuman Tinggi Anti Oksidan Berbahan Daun Kelor
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber