Berita Terbaru :
KPU Jatim Hanya Tetapkan 40 Pasangan Calon
Kasus Covid Bertambah, Pemkab Aktifkan Kembali Ruang Isolasi Desa
Oknum Anggota DPRD Bojonegoro Dilaporkan Istri Terkait Dugaan KDRT
Gara - Gara Jalan Rusak, Truk Terguling di Jalan Kepatihan
4600 Ton Beras Disalurkan Untuk Bantuan Sosial Selama 3 Bulan
Hingga Malam Hari Bukit Bentar Terbakar, Petugas Masih Lakukan Pemadaman Manual
Kebakaran Gudang Margomulyo, Tiga Isi Gudang Ludes Dilalap Api
Bangun Sinergitas, TNI Polri Latihan Menembak Bersama
Agar Mudah Diterima, Edukasi Masker Pakai Tokoh Kartun Batman
Gandeng Wartawan, BPBD Jatim Sosialisasikan Prokes
KPU Sidoarjo Seleksi 127 Calon Relawan Demokrasi
Musim Panen Harga Bawang Merah Anjlok Drastis, Terdampak Merebaknya Covid-19
Pemkab Akan Undang Investor Dirkan Pabrik Rokok di Ngawi
Pemaparan Sosialisasi Perbawaslu Dimusim Pandemi Dihadapan Seluruh Petugas PPK
Sehari 9 Sembuh, Tapi Ada Tambahan 12 Positif Covid-19
   

Minta Kejelasan Hak Tanah, Ahli Waris Tanah Kampung Manyar Datangi Kantor Balai Desa
Metropolis  Rabu, 23-10-2019 | 16:07 wib
Reporter : Mohammad Amin
Gresik pojokpitu.com, Merasa tanahnya dikuasai oleh PT Garam, ahli waris tanah bersama kuasa hukumnya mendatangi kantor Balai Desa Sidomukti Kecamatan Manyar Gresik, Selasa siang.

Ahli waris mempertanyakan hak atas tanahnya seluas ratusan hektar. Saat ini sebagian tanah sudah menjadi perkampungan dan sebagian masih kosong berbentuk tambak. Pihak Kepala Desa berencana akan melakukan mediasi antara PT Garam dengan ahli waris.

Persoalan tanah di Kampung Manyar ini sudah lama terjadi dan semuanya diduga dikelola oleh PT Garam. Ahli waris menuntut haknya karena tanah tersebut belum pernah dijual ke orang lain atas bukti eigendom.

Menanggapi kejadian itu, Kepala Desa Sidomukti Manyar, Khasin mengatakan pihaknya berencana akan melakukan mediasi antara PT Garam dengan ahli waris.

Sementara itu, kuasa hukum ahli waris, Belly Vidya mengatakan, mereka meminta ada keterbukaan dari PT Garam atas dasar apa menguasai tanah tersebut karena bukti eigendom asli berada di ahli waris dan belum pernah diperalihkan.

Kondisi tanah saat ini sebagian sudah menjadi perkampungan yang berada di kawasan Manyar Komplek dan sebagian masih bentuk lahan kosong yang jadi areal tambak.(end)

Berita Terkait

Hakim Pengadilan Tinggi Menangkan Nenek 75 Tahun Atas Gugatan Tanah

Tergugat BPN dan Pemkab Sampang Tak Hadiri Sidang Sengketa Tanah Di PTUN

Bupati Datangi Lokasi Pembongkaran Pagar Yang Halangi Rumah Warga

Rebutan Tanah, Warga Demo Beri Dukungan Mistun
Berita Terpopuler
Kasek dan Guru SMAN 2 Ngawi Terpapar Covid-19
Covid-19  12 jam

Krisis Air Bersih,Warga Berebut Air Bantuan Pemkab
Peristiwa  14 jam

Gandeng Wartawan, BPBD Jatim Sosialisasikan Prokes
Metropolis  5 jam

Bupati Novi Kembali Digugat 15 Miliar Atas Dugaan Penyerobotan Tanah Warga
Hukum  13 jam



Cuplikan Berita
Diduga Akibat Puntung Rokok Dibuang Sembarangan, Savana Kawah Wurung Terbakar
Pojok Pitu

Diduga Jaringan Internasional, Polisi Tembak Mati Gembong Narkoba
Pojok Pitu

Jatim Kekurangan Pengawas Sekolah
Jatim Awan

Kekeringan, Warga Andalkan Sumur Tua di Tengah Hutan
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber