Berita Terbaru :
Pemkab Ngawi Kebut Pembangunan Lokasi PKL Yos Sudarsso
Angka Covid-19 Di Tuban Melandai, Angka Sembuh Tinggi
Awal Musim Penghujan, Fokus Kerawanan Bencana Angin Puting Beliung dan Banjir
Kreasi Pandemi Bonsai Kelapa Media Air
Pameran Hasil Karya SMA Double Track
Bupati Lumajang Konsolidasi Pemenangan Pasangan Ladub
Usaha Ditengah Pandemi, Pengerajin Aquarium Mini Unik Tembus Pasar Internasional
Libur Panjang, Banyak Pengunjung Berwisata ke Sumber Air Growgoland
Hendak Mencuri Motor Residivis Keok Ditangan Polisi
Libur Panjang, Ratusan Personil Gabungan Disiagakan
   

Polda Jatim Sita Ribuan Kosmetik Ilegal Berbahaya
Metropolis  Kamis, 24-10-2019 | 16:40 wib
Reporter : Ainul Khilmiah
Surabaya pojokpitu.com, Ditreskrimsus Polda Jawa Timur berhasil menyita ribuan kosmetik ilegal tanpa ijin edar, yang ditemukan mengandung bahan kimia berbahaya. Dari penjualan kosmetik yang diedarkan di seluruh wilayah Jawa Timur ini, pemilik berhasil meraup omset senilai Rp 1,6 milyar per bulan.

Ribuan kosmetik ilegal bermerk KLT ini, berhasil disita polisi dari PT. Glad Skincare yang berlokasi di Babatan, Menganti, Surabaya. Dari hasil penjualan krim ilegal tersebut, pemilik yang berinisial MM yang sudah ditetapkan sebagai tersangka, berhasil meraup omset hingga Rp 1,6 milyar per bulan.

"Ribuan kosmetik ini terdiri dari berbagai jenis, beberapa di antaranya krim pagi, krim malam, toner, hand body, dan sabun. Tersangka memperjualbelikan kosmetik tersebut sejak tahun 2017 di seluruh wilayah di Jawa Timur tanpa dilengkapi ijin edar  baik secara langsung maupun melalui online," tutur Kompol Suryono - Kasubdit Indagsi Ditreskrimsus Polda Jawa Timur.

"Perusahaannya pun diketahui tidak terdaftar secara resmi. Setelah diperiksa melalui tes laboratorium, petugas juga menemukan kandungan bahan kimia berbahaya dalam kosmetik yang dijualnya, yakni mercury dan hidroquinone," tambahnya.

"Dalam kesehatan, mercury dan hidroquinone termasuk dalam bahan kimia berbahaya yang bersifat karsinogenik. Bahan kimia tersebut, dilarang untuk ditambahkan ke dalam kosmetik, karena meski dapat membuat kulit menjadi putih, namun dalam jangka panjang, mercury dapat memicu kanker kulit," kata Siti Amanah, Kabid Penindakan BPOM Surabaya.

Atas kasus tersebut, tersangka dijerat pasal 196 dan 197 Undang-Undang nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan dengan ancaman hukuman paling lama 15 tahun penjara dan denda paling banyak Rp 1,5 milyar. Untuk menghindari penggunaan kosmetik-kosmetik berbahaya yang banyak beredar, masyarakat diminta lebih berhati-hati untuk membeli kosmetik, khususnya yang dijual lewat online.(end)

Berita Terkait

Selama 11 Bulan, 96 Kosmetik Ilegal Masuk Indonesia

Polda Jatim Sita Ribuan Kosmetik Ilegal Berbahaya

Ratusan Botol Kosmetik Ilegal Berbagai Merek Terkenal Disita Polisi

BBPOM Musnahkan Obat dan Kosmetik Ilegal Senilai Rp 5 Miliar
Berita Terpopuler
Libur Panjang, Ratusan Personil Gabungan Disiagakan
Peristiwa  10 jam

Hendak Mencuri Motor Residivis Keok Ditangan Polisi
Peristiwa  9 jam

Libur Panjang, Banyak Pengunjung Berwisata ke Sumber Air Growgoland
Mlaku - Mlaku  8 jam

Usaha Ditengah Pandemi, Pengerajin Aquarium Mini Unik Tembus Pasar Internasional...selanjutnya
Ekonomi Dan Bisnis  7 jam



Cuplikan Berita
Kebakaran Pemukiman Padat Penduduk, Dua Rumah Petak Ludes Terbakar
Pojok Pitu

Diduga Korsleting Listrik, Dua Kafe di Area Alon-Alon Kota Terbakar
Pojok Pitu

Terjatuh Dari Motor Curiannya, Pelaku Babak Belur Dimassa
Jatim Awan

Banjir Lahar Ganggu Aktivitas Warga dan Penambang
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber