Berita Terbaru :
Kendaraan yang Terlambat Bayar Pajak Selama 5 Tahun Bebas Denda
Warga Tetap Protes Kendaraan Berat Mengaspal di Jalan Raya Munggut
Longsor, Batu Raksasa Tutup Jalan Raya Ngebel
Tidak Ada Penutupan Jalan, Hanya Dibuat Satu Arus
Bupati Suprawoto Sapa Pasien Covid-19 Yang Sembuh
Tragis, 2 Remaja Bojonegoro Tenggelam Saat Mandi di Sungai
Polisi Bubarkan Aktifitas Pasar Sapi Jember
Diterjang Puting Beliung Puluhan Rumah Rusak Parah
Komunitas Yutuber Mojokerto Berikan Kado dan Dukungan Untuk Tim Medis
Pasien Dalam Pengawasan Covid 19 Asal Jombang Meninggal Dunia
Syarat Pasien Sembuh Covid-19, Pelayanan Medis Harus Bagus
Bondowoso Satu Keluarga Tewas Masuk Septic Tank 20 Meter
Belum Ada Hasil Positif Covid-19, Dewan Minta Penutupan Pasar Kapasan Ditunda
Pemprov Jatim Anggarkan Rp 2,3 Triliun Untuk Penanganan Covid19
Polisi dan Bonek Sterilisasi dan Bagi Nasi Untuk Ojol
   

Antisipasi Bencana, Siswa Sekolah Ikut Simulasi Evakuasi Penyelamatan
Pendidikan  Kamis, 31-10-2019 | 21:15 wib
Reporter : Farid Fahlevi
Kontan dengan arahan guru, para siswa berlindung di balik bangku dan selanjutnya berhamburan keluar kelas menuju titik kumpul. Kepanikan siswa ini merupakan simulasi tanggap bencana, mulai berlindung sampai evakuasi.
Probolinggo pojokpitu.com, Ratusan siswa SDN Sumberkerang, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo melakukan kegiatan belajar mengajar dengan tenang.Tiba-tiba dibuat panik dengan adanya suara sirine yang menandakan adanya bencana gempa bumi.

Suara sirine bahaya gempa bumi terdengar hingga membuat siswa ketakutan.Meski takut mereka tidak panik dan mengikuti arahan guru untuk berlindung dibalik meja.

Guncangan gempa, membuat gedung sekolah bergetar, teriakan siswa semakin membuat suasana tegang. Akhirnya sirire kedua berbunyi, anak-anak ini langsung berhamburan keluar kelas menuju titik kumpul, tepatnya ditanah lapang depan gedung kelas.

Sempat terjadi saling tabrak antar siswa, hingga membuat beberapa siswa terluka dan harus digotong menuju titik kumpul evakuasi.

Menurut kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah,BPBD Kabupaten Probolinggo, Anggit Hermanuadi, hanya marupakan simulasi tanggap bencana yang digelar badan penanggulangan bencana daerah Kabupaten Probolinggo.

"Simulasi tidak hanya bencana gempa bumi, namun juga bencana lain, seperti kebakaran, angin kencang, tanah longsor, banjir dan lain sebagainya," kata Anggit Hermanuadi.

Sebentar lagi memasuki musim penghujan. Dengan kondisi tersebut rawan terjadinya tanah longsor, angin putting beliung hingga banjir. Untuk itu, siswa harus diberi pembekalan pentingnya melakukan penyelamatan saat bencana datang.

Setidaknya BPBD menggelar simulasi di 20 sekolah yang rawan bencana. Diharapkan, kegiatan ini bisa menekan jumlah korban jiwa, terjadinya bencana alam. (pul)

Berita Terkait

Petugas dan Warga Simulasi Waspada Bencana Alam

Simulasi Tanggap Bencana Puting Beliung

Antisipasi Bencana, Siswa Sekolah Ikut Simulasi Evakuasi Penyelamatan

BPBD Jatim Gelar Simulasi Kesiapsiagaan Bencana Secara Mandiri
Berita Terpopuler
Belum Ada Hasil Positif Covid-19, Dewan Minta Penutupan Pasar Kapasan Ditunda
Metropolis  4 jam

Kata Pasien COVID-19, Virus Corona Bukan Soal Penyakit Saja
Covid-19  9 jam

Dampak Covid-19, 34 Warga Binaan Madiun Dibebaskan
Hukum  16 jam

Polres Blitar Kota Ungkap 295 Kasus Dalam Operasi Pekat
Peristiwa  15 jam



Cuplikan Berita
Jalan Darmo dan Tunjungan Surabaya Ditutup 2 Minggu
Pojok Pitu

Berburu Manisnya Buah Srikaya Puthuk Tuban
Pojok Pitu

Relawan Serahkan APD di RSUD Kanjuruhan Kepanjen
Jatim Awan

Kabupaten Nganjuk Menjadi Salah Satu Daerah Zona Merah di Jatim
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber