Berita Terbaru :
Pihak Desa Sudah Sarankan Untuk Pindah Lokasi Usaha
Forkompimda dan Warga Suku Tengger Bentangkan Bendera Raksasa di Bukit P30
Bupati Probolingo Mutasi 26 Pejabat Eselon 2 dan 3
Stok Tipis, Harga Bunga Impor Melambung Tinggi
   

Peringati Hari Anak Internasional, Siswa Belajar di Luar Kelas
Pendidikan  Jum'at, 08-11-2019 | 00:05 wib
Reporter : Ali Makhrus
Malang pojokpitu.com, Kota Malang berpartisipasi dalam gerakan dunia satu hari belajar di luar kelas atau outdoor classroom day. Dalam sehari, aktivitas siswa dilaksanakan di luar kelas. Dari kegiatan ini, diharapkan mampu membentuk karakter siswa menjadi lebih mandiri dan peduli terhadap sekitar.

Kegiatan tersebut sesuai edaran Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia, tentang pelaksanaan sehari belajar di luar kelas. 

Kegiatan ini dilaksanakan pada kamis 7 November 2019, kepada seluruh sekolah dari tingkat TK hingga SMA. Dalam kegiatan ini, siswa diajak beraktivitas di luar kelas, mulai pelajaran membaca, menulis hingga pelajaran  olahraga.

Salah satunya seperti yang dilakukan oleh Sekolah Madrasah Ibtidaiyah Kyai Haji Badrussalam yang beralamat di Jalan Syarif Al-Qodri, Klojen Kota Malang, yang melakukan pembelajaran diluar sekolah di Alun-Alun Kota Malang.

Menurut salah satu guru, MIKH Badrussalam, Azma Saidah, menjelaskan, belajar di luar sekolah lebih asik, menyenangkan, dan materi pembelajaran lebih mudah diterima oleh siswa. 

"Terlebih lagi belajar di luar kelas mampu membuat siswa melepaskan ketegangan, membangun suasana yang akrab. Guru tak hanya menyampaikan materi namun juga berinteraksi dengan siswa," ujar Azma Saidah.

Sementara itu, menurut salah satu peserta didik MI KH Badrussalam, Alfiyadatul Husna, mengatakan dirinya merasa sangat senang dengan pembelajaran di luar kelas. "Lebih santai dan juga merasa lebih mudah menerima pelajaran yang diberikan oleh guru," kata Alfiyadatul.

Untuk diketahui, kegiatan sehari belajar di luar kelas juga merupakan bentuk dukungan dalam pengembangan sekolah ramah anak dan kota layak anak, khususnya di Kota Malang.

Bentuk kompensasi hak anak dan undang-undang tentang perlindungan anak mengamanatkan negara untuk dapat memenuhi, menjamin, dan melindungi hak anak. 

Serta memastikan bahwa satuan pendidikan mampu mengembangkan minat, bakat, dan kemampuan anak untuk dapat bertanggungjawab kepada kehidupan yang toleran, saling menghormati, dan bekerjasama. (yos) 

Berita Terkait

Gubernur Menyapa Anak di Hari Anak Nasional

Peringati Hari Anak Nasional, Polisi Dirikan Ruang Edukasi Untuk Sekolah Via Daring

Polisi Tanamkan Budaya Cuci Tangan dan Pakai Masker di Peringatan Hari Anak Nasional

Asyiknya Siswa Saat Bermain Permainan Tradisional di Luar Kelas
Berita Terpopuler
Stok Tipis, Harga Bunga Impor Melambung Tinggi
Malang Raya  4 jam

Bupati Probolingo Mutasi 26 Pejabat Eselon 2 dan 3
Politik  2 jam

Forkompimda dan Warga Suku Tengger Bentangkan Bendera Raksasa di Bukit P30
Mlaku - Mlaku  2 jam

Pihak Desa Sudah Sarankan Untuk Pindah Lokasi Usaha
Peristiwa  31 menit



Cuplikan Berita
Ratusan Ibu Hamil Swab Massal di Gelora Pancasila
Pojok Pitu

Begini Pengakuan Bupati Menanggapi Pemakzulan DPRD Jember
Pojok Pitu

Awal September Subsidi Gaji Dari Pemerintah Cair 1,2 Juta
Jatim Awan

Lupa Mematikan Kompor, 1 Rumah di Bojonegoro Terbakar
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber