Berita Terbaru :
Ratusan Tenaga Medis Jatim Terpapar Covid-19
Banjir Terjang 5 Kecamatan di Tengah Pandemi Covid-19
Dua Truk Pasir Terseret Lahar Dingin Semeru
Adik Positif Corona, Keluarga Via Vallen Dijauhi Tetangga
Ini yang Terjadi pada Tubuh ketika Mengonsumsi Terlalu Banyak Gula
Tingginya Kasus Covid-19, Pemkot Tak Berharap Seperti Wuhan
Dampak PSBB, Harga Daging Ayam di Pasar Tradisional Naik
Penataan Ulang Pasar Tradisional Cegah Penularan Covid-19
Kampung Tangguh di Mojokerto Dilengkapi Bilik Sanitezer Hingga Lumbung Pangan
Ciptakan Gelang Corona Untuk Pasien Covid-19 yang Bandel
Pabrik Rokok Sampoerna Kretek Disemprot Disinfektan
Peduli, Ratusan APD Dibagikan ke Seluruh Puskesmas Ponorogo
Kabar Sedih dari Nissan untuk Eropa dan Negara Berkembang
PSBB Tahap Tiga, Koramil Berikan Bantuan Sembako
Pedagang Dari Luar Daerah Wajib Memiliki Surat Keterangan Bebas Rapid Test
   

Peringati Hari Anak Internasional, Siswa Belajar di Luar Kelas
Pendidikan  Jum'at, 08-11-2019 | 00:05 wib
Reporter : Ali Makhrus
Malang pojokpitu.com, Kota Malang berpartisipasi dalam gerakan dunia satu hari belajar di luar kelas atau outdoor classroom day. Dalam sehari, aktivitas siswa dilaksanakan di luar kelas. Dari kegiatan ini, diharapkan mampu membentuk karakter siswa menjadi lebih mandiri dan peduli terhadap sekitar.

Kegiatan tersebut sesuai edaran Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia, tentang pelaksanaan sehari belajar di luar kelas. 

Kegiatan ini dilaksanakan pada kamis 7 November 2019, kepada seluruh sekolah dari tingkat TK hingga SMA. Dalam kegiatan ini, siswa diajak beraktivitas di luar kelas, mulai pelajaran membaca, menulis hingga pelajaran  olahraga.

Salah satunya seperti yang dilakukan oleh Sekolah Madrasah Ibtidaiyah Kyai Haji Badrussalam yang beralamat di Jalan Syarif Al-Qodri, Klojen Kota Malang, yang melakukan pembelajaran diluar sekolah di Alun-Alun Kota Malang.

Menurut salah satu guru, MIKH Badrussalam, Azma Saidah, menjelaskan, belajar di luar sekolah lebih asik, menyenangkan, dan materi pembelajaran lebih mudah diterima oleh siswa. 

"Terlebih lagi belajar di luar kelas mampu membuat siswa melepaskan ketegangan, membangun suasana yang akrab. Guru tak hanya menyampaikan materi namun juga berinteraksi dengan siswa," ujar Azma Saidah.

Sementara itu, menurut salah satu peserta didik MI KH Badrussalam, Alfiyadatul Husna, mengatakan dirinya merasa sangat senang dengan pembelajaran di luar kelas. "Lebih santai dan juga merasa lebih mudah menerima pelajaran yang diberikan oleh guru," kata Alfiyadatul.

Untuk diketahui, kegiatan sehari belajar di luar kelas juga merupakan bentuk dukungan dalam pengembangan sekolah ramah anak dan kota layak anak, khususnya di Kota Malang.

Bentuk kompensasi hak anak dan undang-undang tentang perlindungan anak mengamanatkan negara untuk dapat memenuhi, menjamin, dan melindungi hak anak. 

Serta memastikan bahwa satuan pendidikan mampu mengembangkan minat, bakat, dan kemampuan anak untuk dapat bertanggungjawab kepada kehidupan yang toleran, saling menghormati, dan bekerjasama. (yos) 

Berita Terkait

Asyiknya Siswa Saat Bermain Permainan Tradisional di Luar Kelas

Peringati Hari Anak Internasional, Siswa Belajar di Luar Kelas

Hari Anak Nasional, Pustekkom Launching Rumah Belajar dan Gerakan Baca Buku

Peringatan Hari Anak Nasional, Orang Tua Awasi Kegiatan Anak Sehari-Hari Main Gadget
Berita Terpopuler
Penataan Ulang Pasar Tradisional Cegah Penularan Covid-19
Metropolis  4 jam

Pabrik Rokok Sampoerna Kretek Disemprot Disinfektan
Peristiwa  7 jam

Dua Truk Pasir Terseret Lahar Dingin Semeru
Peristiwa  45 menit

Polisi Amankan Tersangka Penganiayaan Hingga Pembakaran Korban
Peristiwa  11 jam



Cuplikan Berita
Fenomena Gelombang Tinggi Terjang Perairan Pacitan
Pojok Pitu

Banjir Bandang Terjang Pantura
Pojok Pitu

Korsleting Listrik, 2 Unit Bangunan Dilalap Si Jago Merah
Jatim Awan

Rumah Makan Ludes Terbakar, Diduga Dipicu Korsleting Listrik
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber