Berita Terbaru :
Ratusan Pelajar SMPN di Surabaya Dites Swab
Puluhan Warga Jalani Rapid Akibat Kontak Erat Klaster Cindewilis
9 Orang Budak Narkoba Dibekuk Polisi, Salah Satunya Seorang Perangkat Desa
Menolong Kawan Yang Diceburkan, Siswa SMK Tenggelam di Sungai Buntung Desa Tawangsari
Belasan Pengrajin Emas Ditipu Milyaran Rupiah
Ditpolairud Polda Jatim Gagalkan Penyelundupan Ratusan Burung Dilindungi
Ketagihan Nyabu, Siswa SMK Nekat Jambret Tas Ibu Rumah Tangga
Kiai Asep Minta Masyarakat Menangkan Nomer 2 Machfud-Mujiaman Untuk Kalahkan Kedzoliman
Hasil Swab, Bupati Dadang Wigiarto Terkonfrim Positif Covid 19
Pembagian BLT Gunakan Protokol Kesehatan
Surat Suara Tiba, Proses Pelipatan Gunakan Protokol Covid
Guru Tidak Tetap Demo Sampaikan Problem Pendidikan di Jember
Tagih Jatah Warisan Tak Kunjung Diberikan, Pelaku Bakar Korban Yang Masih Saudara Sendiri
Bupati Periksa Kesiapan Logistik Jelang Pilkada
Layanan KB Terganggu, Angka Kelahiran Naik 400 Ribu
   

Panitia Pilkades Dinilai Ciderai Tatib
Pilkada  Jum'at, 08-11-2019 | 18:00 wib
Reporter : Tova Pradana
Sengketa Pilkades kian memanas. Paska dimediasi pihak kecamatan berakhir deadlock, kini Cakades dari kubu Mahmud menemukan tata tertib atau tatib yang dibuat panitia Pilkades tingkat desa mengesahkan coblos tembus. Foto: Tova Pradana
Madiun pojokpitu.com, Sengekta Pilkades Desa Geger Kecamatan Geger memasuki babak baru. Paska aksi demo, laporan ke Polres hingga mediasi di tingkat kecamatan gagal total, tim pemenangan nomor 5, mahmud menemukan Tatib yang dibuat panitia.

Di dalam tata tertib yang ditanda tangani Badan Pemusyawarata Desa itu, justru mengesahkan coblos tembus. Alias coblosan surat suara karena lipatan tidak dibuka dinyatakan sah. Padahal, pada saat penghitungan Pilkades lalu, surat suara coblos tembus dinyatakan tidak disahkan oleh panitia sendiri .

Sigit Ihsan Wibowo, Ph Cakades Mahmud, menilai panitia menciderai Tatib yang ia buat sendiri. Serta menilai panitia telah melanggar aturan.

Sementara, Kepala Dinas  Pemberdayan Masyrakat Dan Pemerintah Desa, Joko Lelono menegaskan, pihaknya juga sudah mendengar hal tersebut. Juga terkait temuan lain yang menyangkut sengekta Pilkades. Atas sejumlah persoalan itu, semuanya akan dibahas saat mediasi tingkat kabupaten madiun.

Diketahui, sampai hari ini sengekta Pilkades di Kabupaten Madiun tidak kunjung usai. Padahal sesuai undang undang nomor 6 tahun 2014 tentang desa. Bupati wajib menyelesaikan sengekta pilkades dalam waktu 30 hari. (pul)

Berita Terkait

Sengketa Pilkades Geger, Majelis Hakim Verifikasi Surat Suara

Panitia Pilkades Dinilai Ciderai Tatib

Panwascam Madiun Gelar Mediasi Sengketa Pilkades

Tuntut Keadilan, Massa Tolak Hasil Pilkades Datangi DPRD
Berita Terpopuler
Sampah Plastik Diolah Bahan Bakar Alternatif Setara Pertamax
Teknologi  13 jam

Pelajar Edarkan Pil Y dan Buruh Tani Pil Koplo Dibekuk Polsek Lawang
Malang Raya  17 jam

Konsumsi Sabu Untuk Doping, Kuli Bangunan Dibekuk Reskrim Polsek Lawang
Malang Raya  15 jam

Kalangan Millenial Dominasi Pelanggar Protkes di Bangkalan
Peristiwa  20 jam



Cuplikan Berita
Mobil Pick Up Masuk Jurang Sedalam 100 Meter Lebih
Pojok Pitu

Ngopi Saat Jam Kerja, ASN Pemkab Bojonegoro Kocar-Kacir Saat Diamankan Satpol PP...selanjutnya
Pojok Pitu

Lahar Dingin Gunung Semeru Penuhi Sungai Besuk
Jatim Awan

Pecah Ban Elf Terguling di Jalur Tol, 1 Tewas
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber