Berita Terbaru :
Viral Tim Medis Ber-APD Evakuasi Orang Terlantar Tak Beridentitas Pingsan
Kades Minta Pemkab Nganjuk Memperlakukan Khusus Ratusan Warga Berstatus OTG
Perbaiki Atap, Seorang Pekerja Tersengat Listrik
Antisipasi Aksi Borong Waspada Covid 19, Petugas Operasi Pasar
Mengaku Rugi Rp 2,3 Miliar, Arema Fc Akan Berlatih 1 Juni
Tebing Sungai Longsor Setiap Hujan Datang, Warga Kian Resah
Terhambat Status Keadaan Darurat, DPRD Tunda Sidang Pembahasan LPKJ
Hadang Penyebaran Covid 19 Warga Berlakukan Satu Pintu Masuk
Pandemi Covid-19, Gebyar Labuhan Sarangan Ditiadakan
Info Terbaru, Indonesia Datangkan 20 Alat PCR Dari Swiss
Penipuan Masker Melalui Online Senilai Rp 250 Juta, Begini Modusnya
Gubernur Berharap Wabah Covid 19 Segera Berakhir
Begini Pengakuan Pasien Sembuh Corona, Resepnya Makan Banyak
Tentang Meningitis, Penyakit yang Membuat Glenn Fredly Meninggal
Tuhan, Jagain Mas Glenn ya, Aku Sayang Banget Sama Dia
   

Puluhan Warga Jombang Keracunan Masal Usai Makan Nasi Hajatan
Mataraman  Sabtu, 09-11-2019 | 16:00 wib
Reporter : Saiful Mualimin
Diduga mengalami keracunan, puluhan warga Jombang mengeluhkan gejala pusing, mual dan muntah. Sejumlah warga terpaksa dilarikan ke Pusekesmas dan langsung mendapatkan perawatan medis. Foto: Saiful Mualimin
Jombang pojokpitu.com, Keracunan masal menimpa puluhan warga di Desa Kalangsemanding , Kecamatan Perak , Jombang. Lima warga masih mendapatkan perawatan di intensif Puskesmas Perak.

Rata rata warga mengeluhkan gejala mual  muntah hingga diare  usai menyantap nasi bingkisan acara hajatan 40 hari meninggalnya orangtua Hendro warga setempat, Kamis (8/11) malam.  

Sehari setelah menikmati nasi hajatan, warga langsung mengalami pusing, mual dan muntah. Saat ini kondisi para korban berangsur membaik, usai menjalani perawatan di Puskesmas Perak dan klinik.

Ike Yulirahmawati salah satu korban keracunan mengatakan  dirinya  mengalami gejala mual muntah dan pusing pagi usai menyantap daging dan makanan. "Saat menikmati makanan dirinya merasakan ada sedikit keanehan rasa, namun tetap melahapnya," kata Ike.

AKP Untung Sugiarto Kapolsek Perak mengatakan pihaknya bersama dinas kesehatan langsung melakukan penyelidikan. Petugas mendatangi rumah Hendro penyelenggara hajatan hingga mengamankan sisa makanan sebagai barang bukti. "Dari data kepolisian tercatat ada 40 warga yang mengalami keracunan. Lima korban di rawat di Puskesmas Perak sedang tiga warga di klinik dokter setempat, serta Korban lainnya setelah mendapatkan pengobatan memilih rawat jalan," kata AKP Untung. 

Untuk memastikan penyebab keracunan masal ini, polisi masih memeriksa saksi dan  menunggul hasil laboratorium. Selain makanan bingkisan dan lauk pauk hajatan, petugas juga menyita  jajanan  untuk diperiksakan kandungannya. (pul) 




Berita Terkait

Empat Korban Keracunan Masih Dirawat, Polisi Kirim Sampel ke Laboratorium

Puluhan Warga Jombang Keracunan Masal Usai Makan Nasi Hajatan

Sebelas Emak-Emak Keracunan Jamu Gendong di Banyuwangi

Seluruh Korban Keracuan Makanan Hajatan Dipulangkan
Berita Terpopuler
Jelang Puasa dan Dampak Corona, Harga Daging Naik
Ekonomi Dan Bisnis  10 jam

Tebing Sungai Longsor Setiap Hujan Datang, Warga Kian Resah
Peristiwa  2 jam

Aplikasi Ini Tawarkan Gratis Kuota Selama di Rumah Saja
Teknologi  15 jam

FK Unair Sumbang Washable Hazmat ke RSUD dr Soetomo
Metropolis  11 jam



Cuplikan Berita
Jalan Darmo dan Tunjungan Surabaya Ditutup 2 Minggu
Pojok Pitu

Berburu Manisnya Buah Srikaya Puthuk Tuban
Pojok Pitu

Banjir Rendam Tiga Titik Jalan Penghubung Antar Kecamatan
Jatim Awan

Zona Merah di Jatim Menjadi 23 Kabupaten Kota, Kasus Positif 187 Orang
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber