Berita Terbaru :
Persiapan New Normal, Sekolah Lakukan Simulasi Belajar Mengajar
Forkopimda Wacanakan PSBB Hingga Lockdown Antar Kecamatan
Interplasi Dilakukan Lantaran Rekrutmen Pimpinan Bank Jatim Tak Kunjung Selesai
Dua Warga Blitar Tewas Usai Pesta Miras
Dilaporkan Pencemaran Nama Baik di Polrestabes Surabaya, Uci Flowdea Datangi Polda Jatim
Angka Positif Covid 19 Jatim Tembus 14 Ribu Orang
Evakuasi Jasad Pendaki Lawu, Lewat Jawa Tengah
Warga Suku Tengger Gelar Perayaan Hari Raya Yadnya Kasada
Ngopi Sambil Keliling Kota Dengan Bus Coffe
Satu Desa di Ponorogo Di-Lockdown, Puluhan Warga Diisolasi
Awali Musim Panen Padi, Tradisi Metil Digelar Warga Munggut Madiun
KPU Ponorogo Dapat Gelontoran Dana Rp 5,9 Milyar Untuk APD Covid 19
Pandemi Covid-19, Penghoby Aquascape Meningkat
Spesialis Pencuri HP dan Penadah Diringkus Polisi Magetan
Polisi Tangkap Pencuri Spesialis Kotak Amal Masjid Antar Kota
   

Sangat Sulit, Adu Ketangkasan Memanah Sambil Berkuda
Rehat  Senin, 11-11-2019 | 07:15 wib
Reporter : M.Ramzi
Hari Pahlawan diperingati dengan berbagai cara. Di Magetan, Ponpes Alfatah Temboro memperingatinya dengan lomba memanah sambil berkuda.
Magetan pojokpitu.com, Pondok Pesantren Alfatah Desa Temboro Kecamatan Karas Kabupaten Magetan, mempunyai cara yang unik dalam memperingati Hari Pahlawan tanggal 10 November. Salah satu Ponpes Salaf itu, menggelar lomba panahan. Bukan memanah biasa, akan tetapi memanah sambil berkuda.

Dalam lomba, ada sebanyak 42 peserta dari berbagai daerah. Seperti dari Medan, Jakarta, Bandung, Malang, Solo, dan Jogya. Mereka  mengikuti  4 kelas lomba panahan berkuda, dengan beberapa kategori. Seperti  serial shot atau lontong, turki kitkat, korean style dan Diponegoro Style. Masing-masing kategori memiliki tingkat kesulitan tersendiri.

Kategori Diponegoro Style merupakan hasil kreasi barudari nama seorang pahlawan yang di kenal memiliki keahlian berkuda sambil melakukan penyerangan kepada musuhnya.

Butuh keahlian khusus, karena peserta melepas busur ke sebuah target dari atas kuda yang berlari dengan kecepatan tinggi. Angin cukup kencang, juga menyulitkan peserta untuk melepas busur tepat ke sasaran.

Panitia lomba, Ustad Muzzammil mengatakan, selain memperingati hari pahlawan, lomba panahan berkuda digelar untuk menjalin silaturahmi.

Lomba memanah sambil berkuda digelar selama dua hari. Panitia menyediakan total hadiah uang Rp 32 juta untuk pemenangnya. (pul)

Berita Terkait

Sangat Sulit, Adu Ketangkasan Memanah Sambil Berkuda
Berita Terpopuler
Satu Desa di Ponorogo Di-Lockdown, Puluhan Warga Diisolasi
Peristiwa  5 jam

Musim Panen Harga Bawang Merah Anjlok Drastis
Ekonomi Dan Bisnis  13 jam

Spesialis Pencuri HP dan Penadah Diringkus Polisi Magetan
Peristiwa  9 jam

Para Bakal Calon Berebut Suara Warga NU di Pilkada Sumenep
Pilkada  12 jam



Cuplikan Berita
Puluhan Peserta UTBK Rapid Test di Lokasi Ujian
Pojok Pitu

Gempar, Bayi Perempuan Dibuang di Teras Rumah Warga
Pojok Pitu

Diduga Bawa BBM, Sebuah Mobil Terbakar di Dekat SPBU Keting
Jatim Awan

Diserang Tikus, Petani Ponorogo Resah
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber