Berita Terbaru :
Tidak Kuat Menanjak, Truk Sarat Muatan Menutup Badan Jalan
Dinas PUPR Dapat Suntikan DID Lagi Rp 9,2 Miliar
KPU Jatim Hanya Tetapkan 40 Pasangan Calon
Kasus Covid Bertambah, Pemkab Aktifkan Kembali Ruang Isolasi Desa
Oknum Anggota DPRD Bojonegoro Dilaporkan Istri Terkait Dugaan KDRT
Gara - Gara Jalan Rusak, Truk Terguling di Jalan Kepatihan
4600 Ton Beras Disalurkan Untuk Bantuan Sosial Selama 3 Bulan
Hingga Malam Hari Bukit Bentar Terbakar, Petugas Masih Lakukan Pemadaman Manual
Kebakaran Gudang Margomulyo, Tiga Isi Gudang Ludes Dilalap Api
Bangun Sinergitas, TNI Polri Latihan Menembak Bersama
Agar Mudah Diterima, Edukasi Masker Pakai Tokoh Kartun Batman
Gandeng Wartawan, BPBD Jatim Sosialisasikan Prokes
KPU Sidoarjo Seleksi 127 Calon Relawan Demokrasi
Musim Panen Harga Bawang Merah Anjlok Drastis, Terdampak Merebaknya Covid-19
Pemkab Akan Undang Investor Dirkan Pabrik Rokok di Ngawi
   

Masuk Sekolah, Murid SDN Gentong Ditampung di Halaman Madrasah
Pendidikan  Senin, 11-11-2019 | 12:05 wib
Reporter : Abdul Majid
Ratusan murid SDN Gentong 1 Kelurahan Gentong masuk sekolah setelah diliburkan karena sekolah ambruk. Foto Majid
Pasuruan pojokpitu.com, Pasca ambruknya 4 ruang atap SDN Gentong, di Kota Pasuruan, ratusan murid sudah kembali beraktivitas masuk sekolah. Mereka tidak menempati kelas semula, namun ditampung di halaman madrasah.

Mereka mengikuti proses belajar mengajar di halaman, madrasah, yang berada di Kelurahan Gentong, Kecamatan Gadingrejo, Kota Pasuruan. Saat hendak masuk sekolah, mereka mendapat beberapa hiburan oleh pendamping phisikologis. Agar para siswa merasa nyaman dan tidak merasakan trauma.

Plt Kepala Diknas Kota Pasuruan Siti Zuniati mengatakan, siswa yang masuk di tempat baru terdiri dari kelas 1 hingga kelas 6.  Pihak sekolah belum memulai kegiatan belajar mengajar. Karena kondisi mental siswa masih belum stabil, diisi dengan bernyanyi, mendongeng, game.

"Kegiatan belajar mengajar normal akan dilakukan selama seminggu ke depan, menunggu mental siswa benar-benar pulih dan siap untuk memulai proses pembelajaran," kata Siti Zuniati

Khusus kelas 2A dan B serta 5A dan B, proses belajar mengajar dipindahkan ke ruang Madarasah Ibtidiyah di masjid setempat. Dengan cara bergantian masuk pagi dan siang.

Sebelumnya, 4 atap SDN Gentong ambruk menewaskan 1 murid dan 1 guru, dan membuat belasan murid terluka. Akibat kejadian itu, aktivitas proses belajar diliburkan untuk memulihkan kondisi trauma siswa. (pul/vd:yan)

Berita Terkait

Lapuk Dan Tahah Gerak, Bangunan SDN Ambruk

Sekolah Ambruk, Siswa Belajar di Musholla

Dua Bulan Siswa Belajar di Mushalla, Berharap Ruang Kelas Ambruk Segera Dibangun

Dua Tersangka Penyebab SDN Samaran Ambruk Ditangkap Polisi
Berita Terpopuler
Kasek dan Guru SMAN 2 Ngawi Terpapar Covid-19
Covid-19  12 jam

Krisis Air Bersih,Warga Berebut Air Bantuan Pemkab
Peristiwa  14 jam

Gandeng Wartawan, BPBD Jatim Sosialisasikan Prokes
Metropolis  6 jam

Bupati Novi Kembali Digugat 15 Miliar Atas Dugaan Penyerobotan Tanah Warga
Hukum  13 jam



Cuplikan Berita
Diduga Akibat Puntung Rokok Dibuang Sembarangan, Savana Kawah Wurung Terbakar
Pojok Pitu

Diduga Jaringan Internasional, Polisi Tembak Mati Gembong Narkoba
Pojok Pitu

Jatim Kekurangan Pengawas Sekolah
Jatim Awan

Kekeringan, Warga Andalkan Sumur Tua di Tengah Hutan
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber